Ini 3 Negara Arab yang Punya Utang ke China

Kamis, 18 Agustus 2022 - 17:43 WIB
loading...
A A A
2. Suriah

Dilansir dari Diplomatist, pada 12 Januari 2022, sebuah MoU yang ditandatangani antara China dan Suriah di Damaskus menempatkan Suriah sebagai peserta terbaru di antara lebih dari 140 negara peserta BRI.

Suriah yang mengalami situasi perang saudara selama beberapa tahun terakhir membutuhkan BRI China untuk pembangunan infrastrukturnya guna memulai rekonstruksi dan pembangunan sosial ekonomi negara tersebut.

Data dari Kementerian Perdagangan China menegaskan bahwa total perdagangan bilateral Sino-Suriah, mencatat peningkatan tahun ketahun sebesar 33 % telah mencapai USD 1,3 miliar pada 2019 dengan investasi Beijing di Suriah menjadi USD 13,7 miliar pada 2019.

Bantuan China untuk Suriah sehubungan dengan pengiriman vaksin COVID-19 pada awal Januari 2022 ditambah dengan hibah senilai USD 40.000 kepada 'Syria Trust for Development' sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan menunjukkan adanya kerja sama yang ada sebelum keputusan Suriah pada Januari 12, 2022 untuk bergabung dengan BRI.

Baca juga : Terjebak Utang China, Sri Lanka Pinjam ke IMF dan Bank Dunia

3. Yaman

Pada 13 Juli 2017, kantor berita negara China Xinhua mengumumkan bahwa pemerintah China telah berhasil mengirimkan bantuan kemanusiaan tahap pertama ke kota pelabuhan selatan Yaman, Aden.

Paket bantuan pemerintah China terdiri dari USD 22,5 juta pasokan bantuan yang ditujukan untuk memperbaiki kekurangan pangan di Yaman dan memerangi epidemi kolera dan dalam penyelesaian konflik yang ada di negara tersebut.

Meskipun pemerintah China belum secara terbuka merilis strategi terhadap Yaman dengan terperinci, pembuat kebijakan Negeri Panda secara konsisten menekankan perlunya mengakhiri permusuhan yang pada saat itu terjadi di Yaman dengan cepat.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1373 seconds (10.55#12.26)