Eropa Putus Asa Dihantam Krisis Gas, Inggris Jauh-jauh Cari Pasokan ke Australia

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 15:27 WIB
loading...
Eropa Putus Asa Dihantam Krisis Gas, Inggris Jauh-jauh Cari Pasokan ke Australia
Inggris akan menerima pengiriman gas dari Australia minggu depan, seiring tekanan pada pasokan energi di Eropa semakin berat. Dimana negara-negara Eropa telah mencari alternatif untuk menggantikan gas Rusia. Foto/Dok
A A A
LONDON - Inggris diperkirakan akan menerima pengiriman gas dari Australia minggu depan, seiring tekanan pada pasokan energi di Eropa semakin berat. Menurut analis komoditas Kpler, gas alam cair (LNG) dari Australia akan tiba pada 22 Agustus.

Australia biasanya tidak menjual gas mereka sejauh ini, tetapi negara-negara Eropa telah mencari alternatif untuk menggantikan gas Rusia setelah invasi Ukraina. Inggris sendiri sudah berhenti mengimpor gas dari Rusia pada April 2022, lalu.

Baca Juga: Bisakah Eropa Hidup Tanpa Minyak dan Gas Rusia? Ini Fakta-faktanya

Meski Inggris hanya membeli sebagian kecil gasnya dari Rusia sebelum perang pecah, namun mereka terhubung ke jaringan gas Eropa. Benua Eropa tercatat jauh lebih bergantung pada gas Rusia, ditambah pengiriman melalui pipa Nordstream telah dibatasi.

Moskow telah dituduh menggunakan gas sebagai senjata politik dan ada kekhawatiran Rusia bakal memotong pasokan ke negara-negara Eropa secara full, jika tidak ada resolusi untuk krisis.

Analis energi, David Cox mengatakan, pengiriman Australia adalah tanda betapa "putus asanya" negara-negara Eropa untuk mengamankan sumber gas alternatif sebelum musim dingin. "Negara-negara Eropa berusaha mati-matian untuk menambah menyimpannya sebelum musim dingin tiba," katanya kepada BBC.

"Pengiriman ini belum tentu untuk Inggris, karena kami (Inggris) tidak memiliki tempat penyimpanan. Tapi saya membayangkan sebagian besar akan diekspor ke Eropa di mana mereka berlomba untuk meningkatkan pasokan," ungkap David.

Ini menjadi pertama kalinya Australia mengirimkan kargo gas alam cair (LNG) ke Eropa atau setidaknya dalam enam tahun terakhir, menurut Bloomberg, yang pertama kali melaporkan berita itu.

Baca Juga: 5 Pengusaha Keturunan Tionghoa Terkaya di Indonesia, Hartanya Bikin Melongo

Keputusan Australia untuk menjual ke Eropa, kemungkinan karena berkurangnya permintaan dari China, di mana Cox mengatakan kebijakan Lockdown Covid yang berulang telah mengurangi kebutuhan akan energi.

Inggris mendapatkan sekitar setengah dari gasnya langsung dari Laut Utara. Sepertiga lainnya datang melalui pipa dari Norwegia dan, mereka juga membeli LNG dari Qatar, AS dan beberapa negara lain.

Perusahaan komoditas Kpler mengkonfirmasi kepada BBC bahwa kapal LNG Attalos sedang menuju ke terminal Isle of Grain Inggris di dekat London, membawa serta kargo dari pabrik pencairan North West Shelf di Australia.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2105 seconds (11.252#12.26)