Transformasi Digital Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Rabu, 24 Agustus 2022 - 21:06 WIB
loading...
A A A
“Merger PT Indosat dan PT Hutchison Tri Indonesia (3) menjadi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang efektif berlaku pada 4 Januari 2022 dinilai menjadi momentum operator telekomunikasi di Tanah Air agar lebih efisien dalam membangun insfrastruktur untuk mempercepat agenda transformasi digital Indonesia,” paparnya.

Dengan merger ini, lanjut dia, IOH menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia dengan berbagai inovasi yang akan dikembangkan. Aksi korporasi tersebut secara alamiah telah mengurangi jumlah operator seluler hanya menjadi empat perusahaan besar. Kondisi ini juga sekaligus membuat operator telekomunikasi lain lebih sehat dan efisien.

Baca Juga: Infrastruktur Digital Terbatas, DPR Minta Pemerintah Tak Andalkan Influencer

Merger Indosat Ooredoo-Tri menjamin adanya manfaat strategis dengan skala lebih besar dan struktur biaya lebih efisien, spektrum frekuensi yang semakin besar, dan memiliki kapasitas, kecepatan dan layanan yang andal.

Contoh konkret merger Indosat Ooredoo -Tri ini mesti menjadi momentum emas. Sebab, merger perusahaan telko merupakan sebuah keniscayaan untuk memperkuat usaha di tengah persaingan serta menghadapi tantangan teknologi digital masa depan seperti teknologi 5G.

“Aksi merger ini sebenarnya dapat menjadi trigger dalam penataan industri agar lebih efisien, pangsa pasar yang lebih besar dan struktur modal yang lebih kuat, serta untuk mendukung pengembangan industri telekomunikasi di Indonesia, seperti pengembangan dan perluasan tulang punggung telekomunikasi 4G dan pengembangan komersial 5G beserta turunannya,” katanya.

(akr)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1567 seconds (10.55#12.26)