Kejar Revenue Rp2 T, Krakatau International Port Target Layani 5.000 Kapal

Kamis, 01 September 2022 - 02:21 WIB
loading...
Kejar Revenue Rp2 T,...
Krakatau International Port yang melayani 1.000 kapal setiap tahun, jumlah itu akan ditingkatkan menjadi 5.000 kapal per tahun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Krakatau International Port yang melayani 1.000 kapal setiap tahun, jumlah itu akan ditingkatkan menjadi 5.000 kapal per tahun. Direktur Keuangan dan SDM Krakatau International Port , Dazul Herman mengatakan, target melayani 5.000 kapal dalam setahun merupakan salah satu cara untuk bisa mengejar target revenue Rp2 triliun dan laba bersih Rp220 miliar di tahun ini.

“Sampai hari ini, Krakatau International Port melayani 1.000 kapal per hari. Untuk bisa melayani 5.000 kapal tentu harus ada penambahan dermaga dan juga perbaikan fasilitas lainnya. Target goceng kapal itu harus diraih untuk bisa mengejar target revenue Rp 2 triliun,” kata Dazul dalam podcast Sofa Panas yang diselenggarakan oleh PT Krakatau Sarana Properti dan dibawakan oleh dua host kondang, Chef Hario dan Ary Sudarsono.

Baca Juga: 10 Catatan Gemilang Krakatau Steel, Cetak Pendapatan Rp32 T hingga Serap Produk Lokal Rp15 M

Dazul mengatakan, meningkatkan jumlah pelayanan kapal dari 1.000 menjadi 5.000 kapal per tahun bukan hal yang mustahil. Karena, selat Sunda setiap tahunnya dilalui oleh 50 ribu kapal per tahun. Kata Dazul, Krakatau International Port hanya mengincar 10 persen dari jumlah tersebut.

“Karena masih banyak yang belum tahu keberadaan Krakatau International Port sehingga masih banyak kapal yang mengisi BBM atau bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok. Kami masih harus lebih sering lagi melakukan promosi agar keberadaan Krakatau International Port yang berada di bawah PT Krakatau Bandar Samudera semakin dikenal,” jelas Dazul.

Meski merupakan anak perusahaan dari PT Krakatau Steel, PT Krakatau Bandar Samudera adalah Badan Usaha Pelabuhan. Artinya, Pelabuhan Krakatau International Port terbuka untuk umum dan bukan hanya untuk anak perusahaan Krakatau Steel.

“Jenis pelabuhan itu ada tiga, pertama badan usaha Pelabuhan yang bisa melayani pihak ketiga. TUKS yaitu terminal untuk kebutuhan sendiri serta Tersus yaitu terminal khusus seperti untuk kebutuhan PLN. Krakatau International Port masuk kategori BUP yang artinya bisa melayani pihak ketiga. Selama ini masih banyak yang berpikir bahwa Krakatau International Port hanya untuk internal PT Krakatau Steel,” tambah Dazul.

Kata Dazul, Krakatau International Port adalah pelabuhan curah terbesar di Indonesia. Barang curah yang biasa dibongkar muat antara lain batubara dan bijih besi yang merupakan bahan baku untuk baja. Kapasitas Krakatau International Port adalah 25 juta ton per tahun. Namun, hingga kini kapasitas yang terpakai baru 19 juta ton.

“Satu hari kami bisa melakukan bongkar muat 12 ribu ton. Jadi kalau ada kapal dengan muatan 60 ribu ton bisa dilakukan dalam lima hari. Kami punya crane yang bisa langsung masuk ke kapal, khusus untuk barang curah,” lanjut Dazul.

Dazul menambahkan, saat ini PT Krakatau Bandar Samudera adalah anak perusahaan yang memberikan keuntungan terbesar untuk PT Krakatau Steel. PT KBS mempunyai empat anak perusahaan yaitu Krakatau Jasa Logistik yang mengurusi transportasi, Krakatau Jasa Samudera yang menghandle bongkar muat.

Baca Juga: PT Inerco Global International Teken Kontrak Senilai Rp300 Miliar dengan Anak Usaha Krakatau Steel

Lalu ada Krakatau Samudera Solusi yang mengurusi hal-hal yang tidak bisa dihandle seperti limbah pengisian bahan bakar kapal dan juga kebutuhan kapal, dan yang akan dikembangkan yaitu Krakatau Crew Change yang menyiapkan personel untuk kapal.

Untuk mengembangkan pelabuhan, lanjut Dazul, Krakatau International Port memerlukan pendanaan besar. Seperti BUMN lainnya, PT Krakatau Bandar Samudera biasanya meminta lembaga perbankan untuk membantu pembiayaan.

“Selama ini, perbankan biasanya tertarik untuk memberikan pembiayaan di sektor logistik. Karena bisnis logistik ini sudah jelas, mulai dari biaya yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dan juga potensi keuntungannya,” kata Dazul.

Dazul optimistis, PT Krakatau Bandar Samudera bisa mencapai target pemasukan Rp 2 triliun pada tahun ini.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Gelar Top BUMD Award...
Gelar Top BUMD Award 2026, Kemendagri Dorong Pemda Lakukan Inovasi Pelayanan Publik
Kasus Samin Tan, Kantor...
Kasus Samin Tan, Kantor Pelabuhan Palangkaraya dan Banjarmasin Digeledah Kejagung
Rekomendasi
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Berita Terkini
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved