alexametrics

Dibayangi Sentimen Positif, Rupiah Diprediksi Menguat Tipis Hari Ini

loading...
Dibayangi Sentimen Positif, Rupiah Diprediksi Menguat Tipis Hari Ini
Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan sentimen positif yang datang dari faktor eksternal dan internal berpeluang mendongkrak kinerja rupiah. Meski demikian, kekhawatiran melambatnya pemulihan ekonomi karena masih meningginya kasus Covid-19 akan menekan pergerakan aset berisiko.

"Data ekonomi AS yaitu data tenaga kerja dan data indeks aktivitas manufaktur bulan Juni semalam memberikan sentimen positif ke aset berisiko. Data itu menunjukkan pemulihan ekonomi di tengah pembukaan kembali aktivitas ekonomi meski pandemi Covid-19 masih berlangsung," kata Ariston di Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Dia melanjutkan pasar juga mendapat kabar baik dari kemajuan penemuan vaksin oleh perusahaan farmasi Pfizer. (Baca: Rupiah Pulang Alami Kerugian ke Rp14.265 per USD)

"Pagi ini sejumlah aset berisiko Asia seperti indeks saham dan nilai tukar emerging markets terlihat menguat," katanya.



Namun demikian, sentimen negatif yang masih membayangi pergerakan pasar bisa menutupi sentimen positif tersebut. Selain kekhawatiran pasar dengan terus meningginya kasus Covid-19 di dunia dan second wave, pasar juga mendapatkan sentimen negatif baru dari disetujuinya UU pemberian sanksi bagi perbankan AS yang berbisnis dengan pejabat Tiongkok yang menerapkan UU keamanan Hong Kong.

"Ini artinya UU sanksi ini sudah disetujui oleh dua partai yang saling beroposisi di AS. UU sanksi ini dikhawatirkan merembet ke urusan dagang kedua negara, AS dan Tiongkok," katanya.



Dia mengatakan notulen rapat The Fed yang dirilis dini hari tadi juga memberikan indikasi kondisi ekonomi yang masih dalam tekanan untuk jangka waktu yang lama karena Covid-19.

"Rupiah mungkin bisa menguat tipis hari ini setelah beberapa hari ini dalam tekanan. USD IDR berpotensi bergerak dalam kisaran 14.150-14.330," jelasnya.
(uka)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top