Gara-Gara Penerimaan Pajak Masih Rendah, Pungutan Digital Dikebut

Kamis, 02 Juli 2020 - 11:59 WIB
loading...
Gara-Gara Penerimaan...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktorat Jendral Pajak akan bergerak cepat dalam memungut pajak digital . Berdasarkan PMK No. 48/PMK.03/2020 yang diteken oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, pelanggan atau konsumen layanan digital bakal dikenai pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10%.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak (DJP) Hestu Yoga Saksama mengatakan, pihaknya akan membuat lanskap ekonomi dari pajak digital. Tujuannya, memberikan batas antara digital dengan yang non-digital dari dalam dan dari luar negeri.

"Makanya kami harus bergerak cepat. Di sini harus ada batas itu terkait dengan potensi kita bisa melihat dari data-data yang ada," kata Hestu di Jakarta, Kamis (2/7/2020). ( Baca juga: Pajak Sepeda, Lebih Banyak Mudarat Dibanding Manfaatnya )

Dia pun juga membuat kajian-kajian atau skema dalam pemungutan yang ditunjuk pelaku usaha dari luar negeri. Hal itu dilakukan agar bisa menyumbang penerimaan pajak yang masih rendah.

"Ini masih tahap awal oleh karena itu kami banyak melakukan sosialisasi dengan pelaku-pelaku dari luar negeri," katanya.

Dia pun juga akan terus memantau perkembangan pajak digital. Salah satunya pajak untuk netflix yang dikecam oleh Amerika Serikat.

"Pemerintah memantau terus dan melakukan komunikasi atas segala risikonya. Kita menjelaskan semuanya. Kalau terkait dengan keberatan dari Amerika, saya harus meluruskan lagi bahwa itu sudah disampaikan," jelasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DJP Bidik Wajib Pajak...
DJP Bidik Wajib Pajak Baru, Sasar Data Rekening hingga Pelat Nomor Kendaraan
Cara Mengajukan Pembetulan...
Cara Mengajukan Pembetulan Data PBB-P2 secara Online, Simak Syarat dan Tahapannya
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
DJP Kejar Pajak Digital,...
DJP Kejar Pajak Digital, Jangan Kaget Pengguna Aplikasi Olahraga Strava Kena PPN 11%
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Sidang Kasus Chromebook...
Sidang Kasus Chromebook Nadiem Makarim, JPU Hadirkan Ahli dari Dirjen Pajak
Komunikasi Tersangka...
Komunikasi Tersangka Pajak dengan ASN DJP Didalami KPK Berdasarkan Barang Bukti Elektronik
Peringati Hari Pabean...
Peringati Hari Pabean Internasional 2026, Bea Cukai Komitmen Lindungi Masyarakat
Rekomendasi
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
My Chef In Crime Segera...
My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+: Indonesia’s First Culinary Crime Thriller yang Wajib Masuk Watchlist!
Microdrama AI Second...
Microdrama AI Second Crown Tayang di V+Short, Drama Kerajaan yang Bikin Nagih
Berita Terkini
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved