Cerita Said Aqil Makan Siang Bareng HT Lalu Ditawari jadi Komut MPI dan iNews

Rabu, 14 September 2022 - 21:30 WIB
loading...
Cerita Said Aqil Makan Siang Bareng HT Lalu Ditawari jadi Komut MPI dan iNews
Ketua Umum PBNU Periode 2010-2021 Said Aqil Siradj (tengah) resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama MPI dan iNews. Foto/MPI/Aziz Indra
A A A
JAKARTA - Ketua Umum PBNU periode 2010-2021 Said Aqil Siradj menceritakan awal mula dirinya ditunjuk sebagai Komisaris Utama (Komut) PT MNC Portal Indonesia (MPI) dan PT MNC Televisi Network (iNews).

Said Aqil mengatakan, suatu ketika dirinya mendapatkan undangan makan siang bersama Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo atau HT di hotel Park Hyatt Jakarta.

"Pada hari Jumat lalu, pak Harry Tanoe mengundang saya untuk makan siang di hotel yang baru diresmikan itu, Park Hyatt," ungkap Said Aqil dalam sambutannya saat pelantikan sebagai Komut di Jakarta, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: Sah! Said Aqil Siradj Jabat Komisaris Utama MPI dan iNews

Dia mengaku tidak punya ekspektasi untuk diajak bergabung dengan perusahaan milik HT usai melangsungkan acara makan siang.

"Saya kira hanya makan siang saja, ternyata saya diajak bergabung untuk menjadi komisaris utama di iNews dan MPI, saya tidak mengira, dan Insha Allah ini tanda-tanda Perindo akan menang," tuturnya.

Meski demikian, Said Aqil mengaku siap untuk menjalankan tugas yang diberikan. Bahkan, dengan ditunjuknya sebagai komisaris, Said Aqil bakal membawa cita-citanya untuk memberikan narasi dan wawasan melalui pemberitaan. "Mudah-mudahan dengan saya masuk ke sini ada faedahnya, dengan rasa tanggung jawab, amanah," lanjutnya.

Baca juga: Jadi Komut MPI dan iNews, Said Aqil Bawa Harapan Cerdaskan Masyarakat dengan Pemberitaan

Said Aqil berharap dengan jabatan yang saat ini dimilikinya, setidaknya bisa memberikan kontribusi nyata untuk membawa arah pemberitaan di MNC untuk kemajuan sebuah bangsa.

"Saya upayakan, semoga saya berfaedah untuk kemajuan MNC, terutama bagaimana kira memperkuat di bidang karakter, akhlak, budaya, moral bangsa Indonesia," pungkasnya.
(ind)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1409 seconds (10.177#12.26)