Kapal Tol Laut Pelni Angkut 20 Kontainer Minyak Goreng Holding BUMN Pangan

Minggu, 25 September 2022 - 20:15 WIB
loading...
Kapal Tol Laut Pelni Angkut 20 Kontainer Minyak Goreng Holding BUMN Pangan
Kapal tol laut Pelni mengangkut 20 kontainer minyak goreng BUMN holding pangan. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - KM Logistik Nusantara 5 milik PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni mengangkut 20 kontainer minyak goreng dari BUMN Holding Pangan ID Food. Muatan minyak goreng tersebut diberangkatkan dari Surabaya dengan tujuan Morotai, Maluku Utara, Sabtu (24/9).

Pengiriman muatan disaksikan oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetio Adi dan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni Yossianis Marciano. Yossianis mengatakan, pada pelayaran kali ini KM Lognus 5 mengangkut 211 teus dry container dan 9 reefer container. Dari jumlah tersebut, 36 kontainer merupakan muatan minyak goreng, dengan 20 kontainer diantaranya adalah minyak goreng dari Holding Pangan ID FOOD. "Untuk 36 kontainer, totalnya 674.400 liter, dengan 392.140 liter diantaranya milik ID FOOD," terang Yossianis.

Baca Juga: Pelni Buka Banyak Posisi Lowongan Kerja, Ini Syaratnya

KM Lognus 5 sendiri merupakan satu dari enam armada Tol Laut milik PT Pelni dengan daya angkut 225 teus kontainer kering dan 10 teus kontainer reefer. Dari total 10 trayek penugasan Tol Laut dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, KM Lognus 5 sendiri mengisi rute T-10 dengan jalur Tg. Perak – Tidore – Morotai - Galela - Buli – Maba – Weda – Tg. Perak.

Per 22 September kemarin, KM Lognus 5 menunjukan kinerja terbaik sepanjang 2022 dengan total mengangkut 1.523 teus muatan berangkat dan 765 teus muatan balik dengan capaian load factor 132 persen. Muatan bahan pokok yang paling banyak diangkut antara lain beras, minyak goreng, telur dan air mineral.

"Trayek T-10 merupakan trayek paling ramai. Kami terus mengharapkan bantuan pemerintah daerah untuk mempromosikan kehadiran kapal Tol Laut kepada pelaku usaha di wilayah masing-masing. Harga angkutan dengan kapal Tol Laut disubsidi oleh Pemerintah sehingga dapat menurunkan ongkos logistik ke wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP)," tambah Yossianis.

Baca Juga: Ali Masykur Musa: Tol Laut Terbukti Sukses Turunkan Disparitas Harga

Pelni sebagai BUMN yang bergerak pada bidang transportasi laut saat ini mengoperasikan 26 Kapal Penumpang dan menyinggahi 76 pelabuhan serta melayani 1.058 ruas. Selain angkutan penumpang, Pelni juga melayani 44 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan (3TP) di mana Kapal Perintis menyinggahi 281 pelabuhan dengan total 3.695 ruas. Pelni juga mengoperasikan sebanyak 16 Kapal Rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini Pelni mengoperasikan 10 trayek Tol Laut serta satu trayek khusus untuk angkutan ternak.

(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1592 seconds (10.177#12.26)