Pulang dari Amerika Luhut Bawa Kabar Soal Pujian dan Ancaman
Selasa, 27 September 2022 - 16:12 WIB
loading...
Menko Luhut B. Pandjaitan mengatakan ke depan dunia akan terancam krisis global. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan, banyak pengamat Amerika Serikat memberikan pujian kepada Pemerintah Indonesia atas penanganan ekonomi yang sangat baik. Pernyataan itu disampaikan seusai dirinya kembali dari Amerika Serikat.
Baca juga: Ancaman Krisis Global Membayangi, Luhut: Mau Tidak Mau, Harus Dihadapi
"Semua pengamat yang saya temui di New York kemarin memberikan apresiasi kepada Indonesia terhadap penanganan ekonomi yang dianggap sangat baik," katanya dalam sambutan Puncak Hari Maritim Nasional 2022, Selasa (27/9/2022).
Luhut mengatakan capaian ekonomi Indonesia terlihat dari angka inflasi Indonesia yang saat ini masih bertahan di angka 4,9%. Makanya, Luhut mewanti-wanti agar Indonesia dapat terus menata perekonomian dengan baik.
Menurutnya, pada masa mendatang akan ada ancaman krisis global atau perfect strom yang akan berdampak terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Terlebih lagi ketegangan situasi antara Ukraina-Rusia dan Cina dengan Taiwan yang tidak kunjung reda akan berdampak terhadap kebutuhan pangan dan energi Indonesia.
Baca juga: Ancaman Krisis Global Membayangi, Luhut: Mau Tidak Mau, Harus Dihadapi
"Semua pengamat yang saya temui di New York kemarin memberikan apresiasi kepada Indonesia terhadap penanganan ekonomi yang dianggap sangat baik," katanya dalam sambutan Puncak Hari Maritim Nasional 2022, Selasa (27/9/2022).
Luhut mengatakan capaian ekonomi Indonesia terlihat dari angka inflasi Indonesia yang saat ini masih bertahan di angka 4,9%. Makanya, Luhut mewanti-wanti agar Indonesia dapat terus menata perekonomian dengan baik.
Menurutnya, pada masa mendatang akan ada ancaman krisis global atau perfect strom yang akan berdampak terhadap perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Terlebih lagi ketegangan situasi antara Ukraina-Rusia dan Cina dengan Taiwan yang tidak kunjung reda akan berdampak terhadap kebutuhan pangan dan energi Indonesia.
Lihat Juga :