Ancaman Krisis Global Membayangi, Luhut: Mau Tidak Mau, Harus Dihadapi

Selasa, 27 September 2022 - 13:26 WIB
loading...
Ancaman Krisis Global Membayangi, Luhut: Mau Tidak Mau, Harus Dihadapi
Menko, Luhut mengatakan berkat kepemimpinan Jokowi membuat Indonesia masih menjadi salah satu negara yang perekonomiannya kuat di tengah kendisi krisis global yang mengancam. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan di tengah kondisi global yang sedang mengalami keadaan sulit, Indonesia masih menjadi salah satu negara yang perekonomiannya kuat.

"Kita bersuyukur sampai hari ini, atas kepemimpinan Presiden Jokowi, kita masih mampu meredam keadaan," kata Luhut dalam sambutan 'Puncak Hari Maritim Nasional 2022' yang dipantau secara virtual, Selasa (27/9/2022).

Baca Juga: IMF Sebut Proyeksi Ekonomi di Tahun 2023 Bakal Makin Suram

Akan tetapi Luhut mengingatkan, bahwa hal itu tidak terjadi selamanya. Pasalnya ketegangan antara Perang Rusia Ukraina dan ketegangan China dan Taiwan akan berdampak terhadap kebutuhan pangan dan energi Indonesia.

"Suka tidak suka itu akan berdampak ke Indonesia. Pertanyaannya? berapa lama kita bisa hadapi ini," ucap Menko Luhut.

Adapun Luhut mengungkapkan bahwa dirinya percaya masalah yang terjadi saat ini di global akan dapat dihadapi Indonesia, jika seluruh masyarakat maupun pemerintah kompak. Lebih lanjut, Luhut mengatakan, pada masa mendatang dunia diperkirakan akan memasuki krisis global atau perfect strom.

"Namun saya percaya kalau kita kompak semua, kita satu bahasa dalam keadaan krusial dimana dunia meramalkan akan memasuki global krisis atau perfect strom akan dapat teratasi," bebernya.

Baca Juga: Sri Mulyani Sampaikan Kabar Buruk, Ekonomi Dunia Dipastikan Resesi di 2023

Karenanya Luhut menitipkan pesan kepada semuanya untuk menyingsingkan baju, lebih efisien dan padu dalam menghadapi tantangan yang mau tidak mau harus dihadapi.

"Dengan kepemimpinan Presiden Jokowi, saya kira kita semua satu padu akan dapat mengurangi dampak (krisis global) untuk Indonesia," pungkasnya.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1421 seconds (11.97#12.26)