Bagaimana Kabar Investasi Tesla di Indonesia? Begini Penjelasan Anak Buah Luhut

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 08:56 WIB
loading...
Bagaimana Kabar Investasi Tesla di Indonesia? Begini Penjelasan Anak Buah Luhut
Soal bagaimana kabar terbaru terkait rencana investasi Tesla Inc di Indonesia, begini penjelasan Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi menyampaikan kabar terbaru terkait rencana investasi Tesla Inc di Indonesia. Menurutnya, hingga saat ini proses negosiasi masih berjalan baik.

Baca Juga: Terungkap! Ini Alasan Elon Musk Malas Investasi di RI

Kendati demikian, ia berharap kesepakatan bisnis bisa segera dihasilkan, mengikuti beberapa pabrikan mobil yang telah memberikan komitmen yang lebih kuat seperti Ford dan Hyundai.

"Tesla masih, negosiasinya tentu masih proses ya. Komunikasi dengan timnya Tesla juga kan sudah kirimkan tim juga ke sini. Dan masih berproses, yang pasti Ford juga kemaren sudah teken MoU, kami berharap juga Tesla bisa segera follow shoot," ungkapnya kepada wartawan usai menghadiri acara peluncuran buku "LUHUT: Biografi Luhut Binsar Pandjaitanā€¯ di The Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (7/10) kemarin.

Baca Juga: Tagih Kejelasan Investasi Tesla, Luhut Terbang ke Amerika Bulan Depan

Jodi mengungkapkan, bahwa diskusi dengan pihak Tesla terus berjalan. Apalagi, menurutnya sudah ada perwakilan Tesla yang datang ke Indonesia untuk membahas rencana bisnis, meski hingga sekarang belum tercapai kesepakatan.

Dia juga belum bisa memastikan, apakah Tesla akan mendirikan pabrik atau tidak jika perusahaan milik Elon Musk tersebut turut terlibat dalam ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. "Mungkin masuk ke dalam salah satu bagian suplai chain ya," ujarnya.

"Tentu kemarin pas Pak Luhut di Amerika, juga ada juga beberapa masukan dari pihak industri otomotif. Sebetulnya masukannya juga untuk pihak pemerintah Amerika sendiri. Beberapa kebijakan mereka yang mungkin juga bisa menghambat investasi mereka di luar amerika," jelas Jodi.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1803 seconds (11.252#12.26)