Profil Sinopec, Perusahaan China Pembeli Minyak Rusia Terbesar

Senin, 17 Oktober 2022 - 15:41 WIB
loading...
Profil Sinopec, Perusahaan...
Melalui perusahaannya Sinopec, Impor minyak Rusia terhadap China telah melonjak. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Minyak Rusia yang memiliki harga murah ketimbang harga minyak di pasar global membuat China secara diam-diam melakukan pembelian bahan bakar tersebut.

Melalui perusahaannya Sinopec, Impor minyak Rusia terhadap China telah melonjak dan mendekati rekor 1,1 juta barel per hari pada Mei 2022 kemarin.

Baca juga : Pembelian Minyak Rusia Bisa Rusak Kredibilitas Indonesia

China dan India memang dikenal sebagai dua negara yang menjadi importir terbesar minyak Rusia. Tak heran bila terdapat beberapa perusahaannya yang memiliki peran besar terhadap pembelian minyak murah tersebut.

Meskipun telah muncul larangan untuk membeli minyak Rusia dari Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa. Namun masih ada negara Eropa lain yang masih bergantung pada minyak tersebut seperti Jerman dan Hungaria.

Hal tersebutlah yang membuat China secara diam-diam masih membeli minyak murah asal Negeri Tirai Besi tersebut.

Kenaikan dari 750.000 barel per hari pada kuartal pertama di tahun 2021, menjadi 800.000 barel per hari di tahun ini menurut perkiraan oleh Vortexa Analytics.

Baca juga : Diskon Gila-gilaan, China Borong Minyak Rusia

Dilansir dari Reuters, Unipec, cabang perdagangan dari penyulingan terkemuka Asia Sinopec Corp (600028.SS) memimpin pembelian minyak Rusia di China.

Sinopec milik negara China sebagai penyulingan terbesar di Asia terus membeli minyak mentah Rusia di bawah kontrak jangka panjang yang telah ditandatangani sebelumnya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Moskow-Washington Kian...
Moskow-Washington Kian Mesra, AS Siap Hubungkan Kembali Rusia ke SWIFT
Dulu Kabur, Kini Perusahaan...
Dulu Kabur, Kini Perusahaan Asing Antri untuk Kembali ke Rusia
Ambisi Uni Eropa Mengurangi...
Ambisi Uni Eropa Mengurangi Ketergantungan Mineral Penting asal China
Rusia Tuntut Raksasa...
Rusia Tuntut Raksasa Energi Inggris Bayar Ganti Rugi Rp26,3 Triliun
Sinyal Kuat AS Cabut...
Sinyal Kuat AS Cabut Sanksi Rusia demi Hidupkan Ekspor Biji-bijian Laut Hitam
Minyak Mentah Rusia...
Minyak Mentah Rusia Mengalir Deras ke Negara BRICS
Gurita Bisnis Keluarga...
Gurita Bisnis Keluarga Xi Jinping Terungkap, Raup Jutaan Dolar di Tengah Kampanye Antikorupsi
Trump Ancam Tarif 25%...
Trump Ancam Tarif 25% bagi Negara Pengimpor Minyak dari Venezuela
Pimpin BRICS Hadapi...
Pimpin BRICS Hadapi Perang Dagang AS, China Susun Rencana Baru
Rekomendasi
Serangan Rudal AS Hancurkan...
Serangan Rudal AS Hancurkan Masjid di Yaman
Profil Mayjen TNI R...
Profil Mayjen TNI R Sidharta Wisnu Graha, Stafsus KSAD yang Dimutasi Jelang Lebaran 2025
Kasih Palestina Salurkan...
Kasih Palestina Salurkan Bantuan Ramadan kepada 18.240 Warga Gaza dan Indonesia
Berita Terkini
Sepanjang Arus Mudik...
Sepanjang Arus Mudik Lebaran 2025, Tercatat Ada 1,7 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek
5 jam yang lalu
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
6 jam yang lalu
BRI Dorong UMKM Kota...
BRI Dorong UMKM Kota Depok Naik Kelas Lewat Program Klasterku, Pelaku Usaha Beri Apresiasi
7 jam yang lalu
Sri Mulyani Pede Mudik...
Sri Mulyani Pede Mudik dan Lebaran Angkat Ekonomi Daerah, Ini 2 Pendorongnya
8 jam yang lalu
Bagi-bagi Takjil dan...
Bagi-bagi Takjil dan Layanan Kesehatan, BNI Hadir di Posko Mudik Malang
9 jam yang lalu
Bukan Gimmick, Pertamina...
Bukan Gimmick, Pertamina Hadirkan Antar Gratis Bright Gas & Promo Refill Berhadiah Cashback
10 jam yang lalu
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved