Gelombang PHK di Jabar Terus Membesar, Capai 79.000 Orang

Minggu, 30 Oktober 2022 - 14:45 WIB
loading...
Gelombang PHK di Jabar Terus Membesar, Capai 79.000 Orang
Gelombang PHK di Jabar terus membesar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo ) Jawa Barat menyebut, gelombang pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di Jawa Barat terus terjadi. Sektor padat karya seperti tekstil sejauh ini paling banyak melakukan pengurangan karyawan.

Baca juga: Wapres Beri Kabar Kurang Enak di Akhir 2022, Gelombang PHK Hantam Startup dan Manufaktur

"Per hari Sabtu (29/10/2022) PHK telah mencapai 79.000 orang," kata Ketua Apindo Jabar Ning Wahyu Astutik, Minggu (30/10/2022).

Gelombang PHK tercatat terus naik, setelah beberapa hari sebelumnya Apindo menyebut, PHK di Jabar telah mencapai 73.000 karyawan sejak Januari 2022 lalu. PHK terjadi akibat kondisi ekonomi global yang berimbas pada turunnya pesanan hingga 50%.

"Semua sektor sama, (terutama) padat karya," timpal dia.

Ning menyebut, pengusaha tekstil di Jabar menyampaikan keluhannya terkait kondisi perusahaan yang kesulitan bertahan. Penyebabnya pasar lokal yang biasa menjadi market utama, telah dibanjiri produk impor seperti baju bekas. Imbasnya, pemesanan produk turun hingga 50%.

"Pengusaha tekstil mendesak upaya untuk mencegah hal tersebut terjadi berlarut-larut. Mereka khawatir sektor tekstil akan semakin terpuruk, " jelas dia.

Apindo, kata dia, akan mengumpulkan data dan melakukan evaluasi serta kajian sebelum melaporkannya kepada Kementerian Perdagangan untuk mencari solusi.

Baca juga: Tak Hanya Flying Dutchman, Inilah Kapal-kapal Hantu yang Berada di Perairan Indonesia

"Saya kira perlu pemahaman serta campur tangan dari pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Memberlakukan safeguard sehingga keberlangsungan dunia usaha bidang pertekstilan akan terus terjaga," beber Ning.

(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.4123 seconds (11.97#12.26)