Menparekraf Sandiaga Dorong Santri Ciptakan Konten Kreatif di Media Sosial

Selasa, 01 November 2022 - 17:30 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno mendampingi Wapres Maruf Amin menghadiri acara puncak Santri Digitalpreneur Indonesia (SDI) di Serang, Banten. FOTO/dok.Istimewa
A A A
SERANG - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program Santri Digitalpreneur Indonesia (SDI) 2022 yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat menghadiri acara puncak Santri Digitalpreneur Indonesia (SDI) di Serang, belum lama ini. Sebelumnya, Program SDI Indonesia telah di selenggarakan di lima kota di Indonesia, yaitu Tasikmalaya, Tanah Datar, Banjar Baru, Bondowoso dan Sidoarjo

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan santri memiliki potensi besar menjadi pendorong kebangkitan bangsa. Era digital membawa perubahan pada kehidupan saat ini, ada dampak positif namun juga dampak negatif sehingga menjadi tantangan di masa kini.

"Saya lihat tantangan digital masuk di berbagai bidang, salah satunya ekonomi. Santri merupakan jawaban atas tantangan di era digital ini, misalnya adanya kebutuhan konten kreatif yang mengedepankan nilai-nilai islami, rahmatan lil alamin. Inilah kesempatan peluang yang harus dimanfaatkan," ujarnya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Tegas Minta EO Tak Aji Umpung: Akhirnya Orang Kegetok dan Kapok

Sandiaga mengatakan, mengacu data Kementerian Agama (Kemenag) per Januari 2022 terdapat 27.000 pondok pesantren dengan sekitar 5 juta santri. Jawa Barat dan Banten pondok pesantren, mencakup sekitar 30% dari total pesantren nasional. "Secara kuantitas kita punya sumber daya mumpuni. Kalau dari 1% dari 5 juta santri saja, maka ada tambahan 50 ribu konten kreatif baru yang dihasilkan," ujarnya.

Sandiaga berharap, dengan menganut jargon 3G (Gercep, Geber dan Gaspol), santri semoga bisa berkontribusi di dunia media sosial, yang penggunanya mencapai 200 juta pada tahun ini. Dia menyebut ada lima tantangan ekonomi digital yang kita hadapi sekarang ini, yaitu cyber security (keamanan siber), tight competition (persaingan ketat), human resources development (pengembangan sumber daya manusia), keterjangkauan akses internet, dan regulasi.

Dikatakan SDI merupakan program yang bertujuan menciptakan santri yang berkarakter dan berintegritas tinggi dalam menghasilkan karya. "Program ini berisi pelatihan dan penguatan kapasitas dalam menghadapi tantangan digital, dengan harapan nantinya santri bisa menjadi produsen informasi dan literasi, sebagai penggerak konten terbaik bernilai islami. Saya ajak ara santri sesuai semangat Sumpah Pemuda agar santri muda berdaya demi Indonesia maju adil makmur," ujar Menparekraf.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Menparekraf...
Respons Menparekraf Soal Pungli Rp18,25 Miliar di Raja Ampat: Tindak Tegas
Kemenparekraf Percepat...
Kemenparekraf Percepat Pembiayaan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan IP
Perputaran Ekonomi World...
Perputaran Ekonomi World Water Forum di Bali Diperkirakan Tembus Rp1,5 Triliun
Berkah WWF, Menparekraf:...
Berkah WWF, Menparekraf: Okupansi Hotel di Nusa Dua di Atas 95%
Menteri Sandiaga Uno...
Menteri Sandiaga Uno Dorong Sinergi Pemerintah dengan Pelaku Industri Kreatif
Pemerintah Dorong Swasta...
Pemerintah Dorong Swasta Kembangkan Kawasan Pariwisata
Aripat Melangkah ke...
Aripat Melangkah ke Fase Baru Bersama Residivis Creative
Jelang 1 Abad, Pesantren...
Jelang 1 Abad, Pesantren Cipasung Luncurkan Kampung Pangan dan Santripreneur
Kemenag Ajak Gen Z Sebarkan...
Kemenag Ajak Gen Z Sebarkan Konten Positif tentang Masjid
Rekomendasi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved