JIC, Pengusaha Peduli dan PT Hebat Salurkan Bantuan ke Sektor Informal
Senin, 27 April 2020 - 20:34 WIB
loading...
Jaringan Lintas Iman Tanggap Covid-19 (JIC) bersama Pengusaha Peduli melakukan langkah nyata untuk meringankan beban masyarakat sektor informal seperti UMKM dan mitra ojek online (ojol). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 mendorong lebih banyak pihak untuk peduli. Jaringan Lintas Iman Tanggap Covid-19 (JIC) bekerjasama dengan Pengusaha Peduli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melakukan langkah nyata untuk meringankan beban masyarakat sektor informal seperti UMKM dan mitra ojek online (ojol).
Skema bantuan dimaksud setidaknya tetap akan memberikan penghasilan kepada UMKM. Para UMKM bintaan PT Hebat itu akan menyiapkan kebutuhan berupa paket makanan untuk berbuka puasa. Dibagikan gratis kepada masyarakat terdampak langsung terutama dari sektor informal dan mitra pengemudi daring.
Dari skema tersebut maka secara langsung ada dua pihak yang teringankan bebannya menghadapi masa krisis seperti saat ini yaitu UMKM dan para mitra pengemudi daring. Terlebih bantuan dilakukan di berbagai kota di seluruh Indonesia.
”Covid-19 jadi momentum kita sebagai umat beragama. Kemarin umat Hindu meraykan Nyepi. Umat Kristiani kemudian merayakan paskah, dan sekarang umat Islam puasa. Ke depan umat Budha sedang mempersiapkan Waisak,” ungkap Romo Johannes Harianto, SJ, mewakili JIC, saat seremoni penyerahan bantuan di kawasan Kemang Timur, Jakarta, Senin (27/4/2020).
Dirinya mengajak masyarakat untuk saling membantu menghadapi masa sulit seperti sekarang. Terlebih memasuki bulan suci Ramadhan yang dijalankan umat islam dengan ibadah puasa ini, kata Romo, Covid-19 masih menjadi tantangan bersama. "Maka Covid-19 bukan hanya soal penyakit tetapi juga soal manusia. Kemanusiaan yang menyentuh, yaitu spiritual kita sebagai manusia,” terusnya.
Skema bantuan dimaksud setidaknya tetap akan memberikan penghasilan kepada UMKM. Para UMKM bintaan PT Hebat itu akan menyiapkan kebutuhan berupa paket makanan untuk berbuka puasa. Dibagikan gratis kepada masyarakat terdampak langsung terutama dari sektor informal dan mitra pengemudi daring.
Dari skema tersebut maka secara langsung ada dua pihak yang teringankan bebannya menghadapi masa krisis seperti saat ini yaitu UMKM dan para mitra pengemudi daring. Terlebih bantuan dilakukan di berbagai kota di seluruh Indonesia.
”Covid-19 jadi momentum kita sebagai umat beragama. Kemarin umat Hindu meraykan Nyepi. Umat Kristiani kemudian merayakan paskah, dan sekarang umat Islam puasa. Ke depan umat Budha sedang mempersiapkan Waisak,” ungkap Romo Johannes Harianto, SJ, mewakili JIC, saat seremoni penyerahan bantuan di kawasan Kemang Timur, Jakarta, Senin (27/4/2020).
Dirinya mengajak masyarakat untuk saling membantu menghadapi masa sulit seperti sekarang. Terlebih memasuki bulan suci Ramadhan yang dijalankan umat islam dengan ibadah puasa ini, kata Romo, Covid-19 masih menjadi tantangan bersama. "Maka Covid-19 bukan hanya soal penyakit tetapi juga soal manusia. Kemanusiaan yang menyentuh, yaitu spiritual kita sebagai manusia,” terusnya.
Lihat Juga :