Digitalisasi Pos Indonesia, Ini Empat Fokus yang Dibidik Microsoft

Kamis, 10 November 2022 - 15:28 WIB
loading...
Digitalisasi Pos Indonesia, Ini Empat Fokus yang Dibidik Microsoft
Ada empat fokus utama yang dibidik Microsoft Indonesia pasca melakukan penandatangan kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ada empat fokus utama yang dibidik Microsoft Indonesia pasca melakukan penandatangan kerja sama dengan PT Pos Indonesia . Adapun empat fokus antara lain transformasi digital Pos Indonesia, menciptakan logistik integrasi berbasis teknologi.

Baca Juga: Pos Indonesia Tanamkan Digital Mindset Hadapi Masa Depan

Lalu, membantu Pos Indonesia mengembangkan metode pembelajaran digital untuk Universitas Logistik dan Bisnis Internasional. Keempat, melakukan pengembangan kapabilitas talenta digital di internal Pos Indonesia.

"Pada hari ini, kami menandatangani MoU kelanjutan transformasi digital bersama Pos Indonesia," ungkap Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Dharma Simorangkir dalam gelaran Satu Festival di Pos Bloc, Jakarta, Kamis (11/11/2022).

Baca Juga: Serba Digital, Kantor Pos se-Indonesia Didorong Ganti Wajah Baru

Dharma memastikan, transformasi digital dalam negeri membawa perubahan besar bagi Indonesia. Perubahan tersebut terkait menggerakan pertumbuhan makro ekonomi nasional di tengah tantangan ekonomi global dan geopolitik yang kian memanas saat ini.

"Kita BUMN membawa misi besar, melakukan perubahan, menggerakkan ekonomi, saya rasa dengan tantangan ekonomi, geopolitik, saat perlu menggerakkan teknologi sebagai pegangan kita," kata dia.

Dia percaya demokrasi digitalisasi penting dilakukan secara bersama-sama melalui suatu berkolaborasi untuk melahirkan sebuah karya besar untuk Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan, visi Pos Indonesia telah berubah dari network company menjadi platform company. Faizal menilai, hal ini merupakan langkah transformasi perusahaan menjadi platform company berbasis digital.

"Pos nanti akan jadi bintang baru yang kita sebut digital, fisikal dan digital company sehingga lengkap jaringan fisik dan digital," ujar Faizal.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2525 seconds (10.101#12.26)