Gandeng Perusahaan Jepang, Kemnaker Perluas Akses Magang ke Luar Negeri

Senin, 28 November 2022 - 10:34 WIB
loading...
Gandeng Perusahaan Jepang,...
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan Jepang perluas akses magang ke luar negeri. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan Asosiasi Permagangan Luar Negeri (AP2LN) dan perusahaan Jepang, JOE Cooperative untuk memperluas akses magang mahasiswa ke luar negeri. Hal itu dimanfaatkan dengan mengirimkan para alumni BLK ke Jepang sebagai pemagang teknis pada jenis kerja yang sama/serupa dengan keahlian teknis yang mereka pelajari di Indonesia.

"Kemnaker memberikan bantuan pembiayaan melalui pelatihan di BLK, sedangkan JOE memberikan subsidi pendidikan yang substansial kepada LPK/SO untuk memberikan pelatihan lanjutan sebelum diberangkatkan ke Jepang," ujar Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi melalui keterangan resminya, Senin (28/11/2022).



Dia mengatakan Kemnaker, JOE Cooperative, dan AP2LN berkomitmen untuk menjadikan program ini sebagai program minim biaya, sehingga tidak membebankan para kandidat. Adapun sepanjang 2022, peserta yang akan diberangkatkan ke Jepang melalui program ini adalah 160 siswa.

Berdasarkan performa pada 2022, pihak-pihak terkait sepakat untuk meningkatkan pengiriman ke Jepang melalui skema yang sama di tahun-tahun berikutnya. Dia optoimistis kerja sama dengan JOE Cooperative ini akan semakin besar dan berkembang di balai-balai pelatihan vokasi lainnya. Sehingga mampu mengentaskan pengangguran di Indonesia, dan bisa lahir sumber daya manusia yang telah terlatih sebagai pemagang teknis di Jepang.



Oleh karena itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada JOE Cooperative atas kerja sama tersebut. Dia berharap di masa yang akan datang kolaborasi terus berlanjut dengan adanya peningkatan dan pengembangan kerja sama saling menguntungkan.

"Ini merupakan bagian penting dari generasi emas Indonesia. Karena saat ini kita mengenal yang namanya bonus demografi. Manfaat kesempatan dengan sebaik-baiknya. Kemnaker ingin melakukan yang terbaik," ujarnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
Menilik Alasan di Balik...
Menilik Alasan di Balik Trump Terapkan Tarif Impor 32% ke Indonesia
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Puluhan Negara Lainnya
Janji Manis Wamenaker,...
Janji Manis Wamenaker, Bakal Rekrut Kembali Korban PHK Sritex
Dasco Beri Bocoran Ada...
Dasco Beri Bocoran Ada Investor Asal Qatar Masuk Danantara
Menuju Industri Baja...
Menuju Industri Baja yang Hijau dan Kompetitif, GRP Tegaskan Komitmen Transformasi
Orang Terkaya di Thailand...
Orang Terkaya di Thailand Borong Saham Perbankan Rp6,1 Triliun
Rekomendasi
Panik! Pemain Timnas...
Panik! Pemain Timnas U-17 Ketahuan Main Medsos, Coach Nova: Fokus, Jangan Terlena Kemenangan
Kapolri Sebut One Way...
Kapolri Sebut One Way Arus Balik Bisa Diberlakukan Lebih Cepat dari Jadwal
Puncak Arus Balik Pemudik...
Puncak Arus Balik Pemudik Motor Diprediksi Malam Ini
Berita Terkini
Indonesia Jadi Korban...
Indonesia Jadi Korban Perang Dagang Trump, Kenyataan Pahit Ancam Ekonomi RI
10 menit yang lalu
Inspiratif! Desa BRILiaN...
Inspiratif! Desa BRILiaN di Klaten Bagi-bagi THR dan Sediakan Jaminan Sosial untuk Warganya
15 menit yang lalu
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Rekrutmen, KAI Services Gandeng 12 Lembaga Pendidikan
2 jam yang lalu
Hadapi Tarif Impor AS,...
Hadapi Tarif Impor AS, DPR Dorong Penguatan Industri Lokal
2 jam yang lalu
JK: Rupiah Jeblok Kena...
JK: Rupiah Jeblok Kena Efek Tarif Trump Untungkan Eksportir
4 jam yang lalu
Jusuf Kalla: AS Bisa...
Jusuf Kalla: AS Bisa Resesi Jika Trump Pertahankan Kebijakan Tarif
4 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved