Berlangsung Hampir 30 Tahun, Menaker Ida Minta Perluasan Pemagangan WNI di Jepang

Senin, 28 November 2022 - 11:58 WIB
loading...
Berlangsung Hampir 30 Tahun, Menaker Ida Minta Perluasan Pemagangan WNI di Jepang
Menaker Ida Fauziyah menerangkan, keterlibatan peran Sending Organization dan Supervising Organization sangat berpengaruh dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas program pemagangan. Foto/Dok
A A A
OSAKA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Jepang , dalam rangka peningkatan peran Sending Organization dan Supervising Organization untuk mengoptimalisasi penyelenggaraan pemagangan ke Jepang.

Baca Juga: Indonesia-Jepang Bahas Penempatan Pekerja Migran dan Program Pemagangan

Tujuan kunker ke negeri matahari terbit ini, untuk mempertemukan Sending Organization dari Indonesia dengan Supervising Organization di Jepang untuk memperluas kesempatan penyelenggaraan pemagangan di Jepang.

"Keterlibatan peran Sending Organization dan Supervising Organization sangat berpengaruh dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas program pemagangan," kata Ida saat berdialog dengan Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka, Jepang, Diana Emilla Sari Sutikno, Minggu (27/11/2022).

Menaker Ida mengungkapkan, penyelenggaraan pemagangan bagi peserta Warga Negara Indonesia di Jepang telah berlangsung selama sekitar 30 tahun, dengan total peserta magang 100 ribu orang.

"Melalui kegiatan ini diharapkan, peran Supervising Organization dapat lebih optimal sehingga kuantitas dan kualitas penyelenggaraan pemagangan di Jepang menjadi lebih baik ke depannya, " katanya.

Baca Juga: Masuki Pasar Kerja Global, Kemnaker Perluas Pemagangan di Luar Negeri

Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Ida meminta dukungan KJRI di Osaka, untuk mengkomunikasikan dengan Pemerintah Jepang dalam mendorong diimplementasikannya skema P-to-P dan perluasan lokasi test keterampilan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada program penempatan di bawah skema Specified Skilled Workers (SSW) atau pekerja berketerampilan spesifik agar lebih optimal, khususnya pada sektor building cleaning dan caregiver.

"Kami juga memohon dukungan Ibu Konjen untuk perluasan sektor pada penempatan tenaga kerja di bawah skema Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA), " ujarnya seraya mengucapkan terima kasih kepada KJRI, yang telah meluangkan waktu untuk dapat berkunjung ke Association for Overseas Technical Scholarship (AOTS).

Melalui kunker ke Osaka ini, Ida berharap dapat memperkuat diplomasi di bidang ketenagakerjaan antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang. "Saya yakin, dengan dukungan Ibu Konjen, diplomasi antara Indonesia dan Jepang di bidang ketenagakerjaan dapat semakin baik dan berkembang, " katanya.

Setelah kunker di Osaka, Menaker Ida direncanakan akan bertolak menuju Tokoyo, untuk mengikuti acara Business Matching di Tokyo Metropolitan Industry and Trade Center Taito Kan, pada Rabu (3/12) mendatang.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2360 seconds (10.101#12.26)