Jokowi Ungkap Strategi Besar RI Hadapi Kondisi Dunia yang Tidak Baik-baik Saja

Selasa, 29 November 2022 - 13:10 WIB
loading...
Jokowi Ungkap Strategi...
Presiden Jokowi mengungkapkan strategi besar yang harus dilakukan oleh Indonesia dalam menghadapi situasi dunia yang sedang tidak baik-baik saja saat ini. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengungkapkan strategi besar yang harus dilakukan oleh Indonesia dalam menghadapisituasi dunia yang sedang tidak baik-baik saja saat ini. Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam Rakor Monev Inpres 2 tahun 2022 yang digelar oleh lembaga kebijakan pengadaan barang/ jasa pemerintah (LKPP).

"Salah satu strateginya adalah meningkatkan penggunaan dan belanja produk- produk dalam negeri. Karena dengan membeli produk-produk dalam negeri kita dapat membuka lapangan kerja dan menghidupkan industri-industri kecil di dalam negeri. Sehingga perekonomian nasional akan terus bergerak dan tumbuh secara berkelanjutan," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube LKPP, Selasa (29/11/2022).

Baca Juga: Ekonomi Dunia Diramal Gelap, Jokowi: Indonesia jadi Titik Terang

Jokowi mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil laporan LKPP, capaian penggunaan produk dalam negeri sudah mencapai angka Rp 547 Triliun atau 44,9%. Hal tersebut merupakan sebuah capaian yang bagus, dimana menunjukkan belanja produk dalam negeri sudah semakin meningkat.

"Lebih dari 40% yang kita targetkan, tapi belanja produk dalam negeri tahun 2023 harus lebih tinggi lagi," kata Jokowi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Perempuan Indonesia...
Perempuan Indonesia 27 Tahun Jadi Sopir Bus di Jepang: Bagaimana Ia Lolos Seleksi Ketat Tokyu Bus?
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
VAR Batalkan Gol Kroasia...
VAR Batalkan Gol Kroasia atas Portugal, FIFA: Teknologi Canggih Bola Trionda Deteksi Sentuhan Matanovic
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Infografis
5 Daftar Orang yang...
5 Daftar Orang yang Tidak Wajib untuk Berzakat, Siapa Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved