Libatkan Ribuan Masyarakat Perkampungan, Begini Rantai Industri Pembuatan Hijab

Jum'at, 02 Desember 2022 - 14:44 WIB
loading...
Libatkan Ribuan Masyarakat Perkampungan, Begini Rantai Industri Pembuatan Hijab
Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, industri hijab di Tanah Air sangat prospektif. Ilustrasi Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, industri hijab di Tanah Air sangat prospektif dan bisa berkontribusi menggerakkan perekonomian mulai skala rumah tangga hingga ekonomi nasional.

Merujuk data demografi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sebesar 86,9% dari sekitar 273 juta jiwa penduduk Indonesia beragama Islam. Dengan jumlah penduduk muslim yang banyak, khususnya muslimah, potensi pasar hijab pun kian merekah.

Data teranyar World Economic Forum (WEF) transaksi hijab di Indonesia mencapai 1 miliar lembar per tahun atau setara lebih dari Rp91 triliun. Namun, hanya 25% yang berasal dari produksi lokal, suatu potensi besar untuk ekonomi nasional yang belum dioptimalkan.

Melihat besarnya potensi perkembangan ekonomi melalui para pelaku UKM, social commerce Evermos berharap lebih banyak masyarakat yang mendukung produk-produk lokal, salah satunya hijab.

CEO & Co-Founder Evermos Ghufron Mustaqim mengatakan, kontribusi social commerce terhadap ekonomi Indonesia mencapai USD12 miliar.

“Evermos sebagai social commerce nomor satu di Indonesia saat ini, tentu kita ingin senantiasa memperbesar kontribusi kami dalam perekonomian nasional, membantu menjualkan produk-produk halal brand lokal melalui jaringan reseller kami,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Belanja Hijab Dunia Diproyeksi Capai Rp4.850 Triliun, Sandiaga Uno: Rebut Pasar, Jadi Juara di Negeri Sendiri

Mengangkat potensi hijab lokal, Evermos bekerja sama dengan produser kenamaan Hanung Bramantyo meluncurkan film dokumenter pendek yang mengangkat kisah-kisah para pelaku industri hijab di dalam negeri.

Mulai dari pebisnis, pelaku UMKM, perancang busana, pemotong kain, penjahit, hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan sudut pandangnya dalam film berdurasi kurang dari 25 menit itu. Film ini dapat diakses secara bebas di kanal YouTube Evermos.

Melalui film ini juga membuka mata bahwa industri hijab dalam negeri dapat menciptakan snowball effect untuk memajukan perekonomian nasional.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1554 seconds (10.177#12.26)