Strategi Para Ibu Kelola Keuangan Tetap Stabil Hadapi Resesi Ekonomi

Kamis, 01 Desember 2022 - 21:57 WIB
loading...
Strategi Para Ibu Kelola Keuangan Tetap Stabil Hadapi Resesi Ekonomi
Ibu Rumah Tangga memegang peran yang sangat penting dalam keluarga, terutama dalam hal mengelola keuangan. Dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi, Ibu harus lebih pintar dalam mengatur finansial. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kondisi keuangan keluarga pasca pandemi COVID-19 tampaknya masih menjadi hal yang sangat dikhawatirkan, terutama bagi para Ibu Rumah Tangga. Ditambah lagi dengan adanya ancaman resesi dan perlambatan ekonomi global yang akan terjadi di tahun 2023 mendatang.

Ibu Rumah Tangga memegang peran yang sangat penting dalam keluarga, terutama dalam hal mengelola keuangan. Dalam menghadapi ancaman resesi ekonomi, Ibu harus lebih pintar dalam mengatur finansial dan memilah kebutuhan keluarga. Namun, jangan sampai kebutuhan utama menjadi diabaikan, terutama dalam hal menjaga nutrisi anak melalui makanan sehat.

Baca Juga: Tips Mengatur Keuangan Keluarga di Era Inflasi Tinggi

Asupan nutrisi yang seimbang sangat penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak, dimana hal utama yang perlu diperhatikan oleh Ibu dimulai dengan menyediakan makanan yang sehat. Salah satu yang dapat menjadi sumber energi bagi anak saat memulai hari ialah sarapan pagi yang bergizi dan penuh nutrisi, karena dengan adanya nutrisi baik di pagi hari dapat membantu anak dalam menunjang aktivitasnya sepanjang hari.

Hal ini juga disampaikan oleh Yulaika Widhiastuti, Nutritionist Upfield Indonesia bahwa Sejak berada dalam kandungan, bayi sudah membutuhkan asupan gizi terbaik dari ibu dan berlangsung hingga dewasa. Gizi seimbang adalah kunci memberikan asupan tersebut.

"Adapun beberapa zat gizi yang dibutuhkan seperti Omega 3 & 6, Vitamin A & E dan beberapa nutrien lainnya. Asupan omega 3 & 6 yang cukup akan membantu tumbuh kembang anak yang baik, sedangkan kecukupan vitamin A & E, akan membantu pembentukan daya tahan tubuh selama dibarengi dengan asupan gizi seimbang," terang Yulaika.

Baca Juga: 4 Tantangan dan Solusi bagi Ibu dalam Mengatur Keuangan Keluarga

Di sisi lain, Data dari Survei Diet Total (SDT) Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI tahun 2020 mendapati bahwa 66,8 persen anak sarapan dengan kualitas gizi rendah atau belum terpenuhi kebutuhan gizinya terutama asupan vitamin dan mineral. Bahkan 27 persen anak-anak berangkat ke sekolah dalam perut kosong.

“Melihat kondisi saat ini, Blue Band sebagai brand margarin terpercaya sejak 1934 berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak Indonesia. Demi memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap nutrisi, Blue Band, kini dibanderol dengan harga baru Rp9.900* agar dapat menjangkau lebih banyak lagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan manfaat nutrisi yang terkandung pada Blue Band melalui sajian masakan lezat bergizi untuk keluarga di rumah. Harga yang lebih ekonomis ini juga menjadi upaya Blue Band untuk mengajak orang tua dan anak di Indonesia agar tidak melewati sarapan pagi,” ujar Marketing Director, Upfield Indonesia, Willya Suwito.

Terdapat berbagai makanan pokok yang dapat Ibu jadikan sebagai asupan nutrisi untuk sarapan yang bergizi, dimana dua bahan makanan yang paling sering dikonsumsi dan mudah ditemukan ialah nasi dan telur. Nasi mengandung hingga 130 kalori dalam setiap 100 gramnya dan 53 gram karbohidrat, dimana dengan kandungan ini mampu memberikan energi bagi tubuh.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1872 seconds (11.210#12.26)