Tak Lagi Cemas, Pemerintah Dukung UMKM Kuliner Gabung Dapur Bersama GoFood

Jum'at, 10 Juli 2020 - 13:55 WIB
loading...
Tak Lagi Cemas, Pemerintah...
Pemerintah mendorong UMKM kuliner ikut layanan Dapur Bersama GoFood, sebagai upaya meningkatkan daya saing dan layanan yang merupakan bagian dari ekosistem Gojek. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah mendorong UMKM kuliner ikut layanan Dapur Bersama GoFood. Selain supaya lebih berdaya saing, layanan yang merupakan bagian dari ekosistem Gojek itu sejalan dengan visi Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenkopUKM).

MenkopUKM Teten Masduki mengatakan, konsep Dapur Bersama GoFood sejalan dengan konsep Rumah Produksi Bersama yang dikerjakan pemerintah. Bukan saja menyediakan tempat dan peralatan yang modern, kata Teten, tetapi juga pendampingan bagaimana menyediakan kualitas yang enak, sesuai dengan permintaan pelanggan.

"UMKM kalau perorangan kan tidak mungkin bisa punya tempat yang bagus, yang mudah diakses, produksinya higienis, peralatannya modern, efisien, kualitas produk bisa ditingkatkan. Jadi (Dapur Bersama) ini sudah tepat,” ungkapnya saat blusukan ke salah satu Dapur Bersama GoFood di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan.

( )

"Apalagi ke depannya ketika pandemi COVID-19 ini tuntutan pelanggan mengenai kesehatan produk, bagaimana proses secara higienis, menjadi tuntutan. Sehingga rumah produksi di Dapur Bersama itu tepat menjawab tuntutan pasar, tuntutan konsumen, yang menghendaki produk makanan minuman terutama yang lebih sehat, diproduksi secara higienis," ulasnya

Teten juga mengaku lega. Setelah mengetahui yang sesungguhnya, rumor negatif tentang Dapur Bersama ternyata salah. "Saya tadi juga cek betul atau nggak sih isu selama ini GoFood dengan Rebel Food-nya itu mau mengambil alih bisnis UMKM mitra GoFood. Ternyata nggak benar,” paparnya

Supaya lebih yakin, Teten juga berbincang dengan beberapa mitra UMKM. ”Jadi tidak betul bahwa GoFood mengambil alih bisnis dari mitra GoFood para UMKM. Dapur Bersama ini bukan mau mengambil alih bisnis, tapi justru memberikan kemudahan bagi mitra untuk memproduksi di dapur yang lebih higienis sehingga lebih efisien,” terusnya.

( )

Dia juga melihat di Dapur Bersama GoFood, UMKM dibantu dengan masalah supply chain melalui GoFresh -layanan marketplace bahan baku yang menghubungkan mereka dengan UMKM penyedia bahan baku. “UMKM menurut saya, kalau kapasitas usaha, kapasitas pembiayaan, modal, dll tidak mungkin segera naik kelas menjadi pengusaha kuliner yang modern. Hanya dimungkinkan kalau ada linking/ kemitraan,” tandasnya.

Lebih jauh, Teten mengatakan kemitraan melalui Dapur Bersama ini jadi contoh transformasi UMKM offline ke digital. ”Ini memberikan dampak yang sangat positif yaitu usahanya berkembang, pendapatannya juga menjadi meningkat,” tambah Teten.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BRI Dorong UMKM Kota...
BRI Dorong UMKM Kota Depok Naik Kelas Lewat Program Klasterku, Pelaku Usaha Beri Apresiasi
Tanaman Hias yang Mengubah...
Tanaman Hias yang Mengubah Hidup Sueb di Tajurhalang Bogor
Peruri Libatkan UMKM...
Peruri Libatkan UMKM Binaan dalam Kemeriahan Sparkling Ramadan
Mitra LPDB Tak Perlu...
Mitra LPDB Tak Perlu Cemas Terhadap Koperasi Desa Merah Putih, Potensinya Besar
Februari 2025, Bank...
Februari 2025, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp9,01 Triliun ke 77.500 UMKM
Kemendag: Ekonomi Kreatif...
Kemendag: Ekonomi Kreatif Punya Potensi Besar untuk Ekspor
Klaster Erwela: Merajut...
Klaster Erwela: Merajut Asa dan Prestasi Bersama BRI
Sampoerna Ciptakan Pasar...
Sampoerna Ciptakan Pasar dan Bantu UMKM Tumbuh Lewat Platform Digital
Sampoerna Dorong Pertumbuhan...
Sampoerna Dorong Pertumbuhan UMKM Capai Target Ekonomi 8%
Rekomendasi
Hasil Timnas Indonesia...
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Sambaran Kilat Evandra Bawa Garuda Muda Menang 1-0
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Matthew Baker Starter!
10 Negara yang Kena...
10 Negara yang Kena Tarif Impor Trump Terbesar, Mayoritas Negara-negara Asia
Berita Terkini
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
2 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
3 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
4 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
4 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
6 jam yang lalu
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
UU DKJ Diteken Jokowi,...
UU DKJ Diteken Jokowi, Jakarta Tak Lagi Jadi Ibu Kota Negara
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved