Sejuta Pekerja Belum Ambil BSU, Buruan ke Kantor Pos Cairkan Rp600.000 sebelum 20 Desember!
Sabtu, 10 Desember 2022 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, rupanya tantangan yang dihadapi Pos Indonesia dalam menyalurkan BSU berbeda dengan penyaluran bansos lainnya. Jika pada penyaluran BLT BBM, alamat keluarga penerima manfaat (KPM) tercantum dengan jelas, maka pada penyaluran BSU pelacakan alamat menemui kendala karena alamat yang tertera di data tidak sesuai dengan peserta akibat penerima BSU sering pindah alamat tempat bekerja.
(Baca juga:Layani Pencairan BSU, Kantor Pos Bekasi Buka hingga Malam)
Ada juga perusahaan yang ketika diperiksa ternyata sudah bangkrut. Namun, data pegawainya masih tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, pekerja dituntut aktif mengecek apakah dirinya terdaftar menerima BSU melalui website Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, maupun melalui aplikasi Pospay milik PT Pos Indonesia.
“BSU ini berbeda dengan bansos lainnya. Di sini pekerja harus aktif mengecek apakah terdaftar sebagai penerima BSU atau tidak. Strategi pada minggu pertama penyaluran BSU, kami melakukan sosialisasi besar-besaran melalui media massa dan media sosial, pemasangan spanduk informasi BSU di seluruh Kantor Pos. Saya lihat sosialisasi kita ini efektif sehingga penerima antusias datang ke Kantor Pos,” kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/12/2022).
Tantangan lainnya, pencairan BSU tidak bisa diwakilkan oleh keluarga penerima. Berbeda dengan BLT BBM atau bansos lain yang masih bisa diwakilkan oleh keluarga yang tercantum di satu kartu keluarga (KK).
Walau begitu, PT Pos Indonesia pantang menyerah. Selain menunggu pekerja datang mencairkan dana BSU di Kantor Pos dan menyalurkan BSU di perusahaan, petugas Pos juga jemput bola dengan mendatangi penerima. Seperti yang telah dilakukan oleh petugas Pos di Kantor Pos Cabang Surabaya Selatan. Petugas Pos mendatangi pekerja yang dirawat di RSUP Dr Soetomo Surabaya.
“Saat petugas Pos datang ke perusahaan, mendapatkan informasi bahwa penerima BSU sedang dirawat di RS. Kemudian, kita datangi ke RS untuk diantarkan langsung kepada penerima,” kata Executive Manager Kantor Pos Cabang Surabaya Selatan Richwan Boy.
(Baca juga:Layani Pencairan BSU, Kantor Pos Bekasi Buka hingga Malam)
Ada juga perusahaan yang ketika diperiksa ternyata sudah bangkrut. Namun, data pegawainya masih tercatat di BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, pekerja dituntut aktif mengecek apakah dirinya terdaftar menerima BSU melalui website Kementerian Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan, maupun melalui aplikasi Pospay milik PT Pos Indonesia.
“BSU ini berbeda dengan bansos lainnya. Di sini pekerja harus aktif mengecek apakah terdaftar sebagai penerima BSU atau tidak. Strategi pada minggu pertama penyaluran BSU, kami melakukan sosialisasi besar-besaran melalui media massa dan media sosial, pemasangan spanduk informasi BSU di seluruh Kantor Pos. Saya lihat sosialisasi kita ini efektif sehingga penerima antusias datang ke Kantor Pos,” kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/12/2022).
Tantangan lainnya, pencairan BSU tidak bisa diwakilkan oleh keluarga penerima. Berbeda dengan BLT BBM atau bansos lain yang masih bisa diwakilkan oleh keluarga yang tercantum di satu kartu keluarga (KK).
Walau begitu, PT Pos Indonesia pantang menyerah. Selain menunggu pekerja datang mencairkan dana BSU di Kantor Pos dan menyalurkan BSU di perusahaan, petugas Pos juga jemput bola dengan mendatangi penerima. Seperti yang telah dilakukan oleh petugas Pos di Kantor Pos Cabang Surabaya Selatan. Petugas Pos mendatangi pekerja yang dirawat di RSUP Dr Soetomo Surabaya.
“Saat petugas Pos datang ke perusahaan, mendapatkan informasi bahwa penerima BSU sedang dirawat di RS. Kemudian, kita datangi ke RS untuk diantarkan langsung kepada penerima,” kata Executive Manager Kantor Pos Cabang Surabaya Selatan Richwan Boy.
Lihat Juga :