Ekspansi Bisnis, Agen Bakat dan KOL Indonesia Gandeng Influencer Filipina

Senin, 26 Desember 2022 - 20:21 WIB
loading...
Ekspansi Bisnis, Agen Bakat dan KOL Indonesia Gandeng Influencer Filipina
Kaya Management memulai kerja sama dengan influencer dan KOL dari negara-negara Asia Tenggara, dimulai dari Filipina. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pemasaran merupakan bagian penting dalam menunjang pertumbuhan bisnis perusahaan maupun meningkatkan penjualan produk atau layanan.

Seiring perkembangan teknologi digital serta masifnya penggunaan internet dan media sosial (medsos), pemasaran dengan menggunakan jasa pemengaruh (influencer) dan Key Opinion Leader (KOL) pun banyak dilirik.

Melihat peluang di industri pemasaran terutama pemasaran dengan influencer dan KOL yang sangat besar pasarnya terutama di Asia Tenggara, Kaya Management yang berbasis di Indonesia siap melebarkan sayapnya ke sejumlah negara tetangga.

Agen bakat dan spesialis KOL tersebut menjadikan Filipina sebagai negara pertama yang disasar. Dalam pertemuan yang digelar pada 29 November lalu di Manila, Kaya Management membahas kerja sama dengan influencer dari Filipina.

Baca juga: Banjir Terjang Filipina pada Hari Natal, 46.000 Orang Mengungsi

Adapun saat ini Kaya Management Asia menyediakan influencers dan KOL yang digunakan untuk berbagai promosi di setiap platform media sosial dan sudah mempunyai sekitar 50.000 talents atau influencers.

Founder Kaya Management Asia Refo Ongko Songo mengatakan, pihaknya melakukan ekspansi bisnis tak hanya di kota-kota di Indonesia.

“Baru saja memulai kerja sama dengan influencer dan KOL dari negara-negara Asia Tenggara, dimulai dari Filipina dan akan dilanjutkan dengan Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Singapura,” paparnya melalui siaran pers, dikutip Senin (26/12/2022).

Baca juga: Optimalkan Jasa Influencer untuk Promosikan Produk, Simak Tipsnya

Menurut dia, Kaya Management berfokus pada kepuasan klien dengan memberikan layanan yang mengedepankan profesionalisme, kreativitas, inovasi, dan semangat.

“Kami berkomitmen memperlakukan klien seperti sahabat karena kami mendengarkan dan menanggapi setiap kebutuhan klien,” tuturnya.

“Tim kami dilatih untuk melakukan banyak penelitian dan pengembangan sebelum proyek dimulai, kami selalu mendengarkan umpan balik klien kami,” imbuh Refo.
(ind)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2186 seconds (10.177#12.26)