Setengah UMKM Bakal Bangkrut, BUMN pun Turun Tangan

Senin, 13 Juli 2020 - 08:47 WIB
loading...
Setengah UMKM Bakal...
separuh pelaku umkm bakal gulung tikar.Foto:SINDONews
A A A
JAKARTA -
Dampak Pandemi Covid 19 mulai dirasakan pada kuartal II tahun ini. Berbagai prediksi tentang kondisi ekonomi pun bermunculan. Salah satunya prediksi yang disampaikan oleh The Organisation of Economics Co-operation and Development (OECD), organisasi kerjasama negara-negara maju (Eropa) yang bermarkas di Paris Prancis. Bahwa di akhir tahun nanti setengah dari UMKM di Indonesia akan gulung tikar.

Meskipun hanya prediksi, namun apa yang disampiakan oleh OECD harus jadi perhatian yang serius. Pasalnya bukan hanya lembaga ini saja yang mengatakan demikian. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, setidaknya ada 40 hasil survei yang menyatakan separuh dari UMKM yang ada saat ini, tidak akan survive menghadapi dampak pandemi.

Jika ada 40 hasil survei yang menyimpulkan sama, tentang kondisi UMKM di akhir tahun, tentunya apa yang disampaikan itu tidak bisa dianggap remeh. Apalagi kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional cukup besar. Baca juga: Menteri Teten Tak Percaya 100% dengan Ramalan Setengah UMKM Akan Bangkrut.

Data yang disampaikan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, menunjukkan saat ini setidaknya ada 64 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Sekitar 60,6 juta diantaranya telah terhubung dengan lembaga keuangan formal. Jika setengah dari populasi UMKM ini hilang, maka jelas imbasnya akan dirasakan oleh perbankkan, lembaga pembiayaan, asuransi, perusahaan berskala besar, pemerintah dan sebagainya.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menyampaikan hingga Mei 2020, total kredit untuk sektor UMKM mencapai Rp1963 triliun. Lalu tingkat NPL (non performing loan) dari kredit UMKM per Mei 2020 ini mencapai 4,14%. Posisi NPL ini tetap meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 4,03%. Bisa dibayangkan jika setengah UMKM bangkrut, industri keuangan bakal menghadapi kredit macet sekitar Rp1000 triliun.

UMKM memang punya peran penting dalam perekonomian nasional. Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan UMKM memberi kontribusi 60% dari PDB. Lalu sektor ini mampu menyerap 96% tenga kerja. BPS mencatat pada Februari 2020 jumlah total tenaga kerja di Indonesia mencapai 137,91 juta. Mengacu pada data Kementrian Keuangan, maka jumlah tenaga kerja yang terserap ke sektor UMKM sebanyak 133,7 juta.

Andai prediksi OECD benar maka sekitar 67 juta tenaga kerja Indonesia harus kehilangan pekerjaan. Cukup gawat juga kondisinya dampak yang ditimbulkan pandemi terhadap sektor UMKM.

Tak ada jalan lain, pemerintah harus sekuat tenaga, membantu UMKM untuk tidak bangkrut. Mulai dari subsidi, keringanan mencicil kredit, pajak ditanggung pemerintah, hingga membantu pengembangan kapasitas usaha, dan masih banyak lagi bantuan yang diberikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato menegaskan dari sisi anggaran, membantu UMKM di saat pendemi menjadi prioritas pertama pemerintah di anggaran 2020. Buktinya saja pemerintah telah mengucurkan dana Rp123,46 triliun untuk UMKM yang terkena imbas Covid-19.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Kisah BRILink Agen John,...
Kisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI-Papua Nugini
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Perluas Akses Transaksi...
Perluas Akses Transaksi Valas, BRI Operasikan Money Changer di Lokasi Strategis
BRI Hadirkan Promo Spesial...
BRI Hadirkan Promo Spesial KKB The Elite, Bawa Pulang Kendaraan Impian dengan Banyak Keuntungan
KPK Telusuri Kredit...
KPK Telusuri Kredit Macet terkait Kasus LPEI
BRI Gelar Consumer Expo...
BRI Gelar Consumer Expo 2026 di Bandung, Hadirkan KPR Mulai 1,75% dan KKB Ringan
Bank BRI Buka Lowongan...
Bank BRI Buka Lowongan Kerja BBAP 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
Rekomendasi
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved