Penjualan Properti Anjlok Dampak Kebijakan PPnBM

Rabu, 08 Juli 2015 - 13:22 WIB
Penjualan Properti Anjlok...
Penjualan Properti Anjlok Dampak Kebijakan PPnBM
A A A
JAKARTA - Konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) mengungkapkan, pada kuartal II/2015, penjualan properti anjlok akibat kebijakan pemerintah memperluas cakupan pajak penghasilan (PPh) pasal 22 dan PPnBM.

Selain itu, rencana pemerintah memperbolehkan kepemilikan properti untuk asing turut memengaruhi penurunan penjualan tersebut.

Head of Advisory Vivin Harsanto menuturkan, penurunan penjualan properti ini juga merupakan kelanjutan dari perlambatan ekonomi serta depresiasi nilai tukar rupiah yang terjadi pada kuartal I/2015‎.

"Secara keseluruhan, pasar properti mengalami perlambatan di mana sektor hunian jadi satu sektor yang mengalami penurunan signifikan pada periode ini dibanding sektor properti lainnya," katanya di gedung BEI, Jakarta, Rabu (8/7/2015).

Menurutnya, kebijakan baru terkait pengenaan PPnBM, penggunaan rupiah untuk semua transaksi, dan dibukanya kesempatan kepemilikan properti asing menyebabkan para developer maupun calon investor justru bersikap wait and see, dan mengatur strategi sambil menyesuaikan kebijakan baru.

Head of Residential JLL Luke Rowe menuturkan, tingkat penyerapan pasar hunian kondominium pada kuartal ini menurun drastis. Pada kuartal I/2015, penerapannya mampu mencapai 4.600 unit, sementara pada periode ini hanya mencapai 1.400 unit.

"Lambatnya penjualan selama kuartal II ini dikarenakan sikap wait and see para pembeli terkait kejelasan regulasi perpajakan. Namun sektor hunian vertical masih dianggap sebagai instrumen investasi yang menarik," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
37 menit yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
1 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
6 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
7 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved