China Memimpin Impor Minyak Mentah Tahunan

Selasa, 20 Oktober 2015 - 10:50 WIB
China Memimpin Impor...
China Memimpin Impor Minyak Mentah Tahunan
A A A
BEIJING - China mengekor Amerika Serikat sebagai pengimpor minyak mentah terbesar dunia dan berpotensi memimpin impor minyak tahunan. Permintaan dari kilang pribadi dan penimbunan minyak murah diperkirakan dapat menjaga impor pada rekor setelah gejolak pada kuartal III.

Pedagang mengatakan, meski pertumbuhan melambat dalam beberapa bulan terakhir, yang menyebabkan impor minyak mentah hanya naik 1,3% pada September dari tahun sebelumnya, namun pembelian untuk pengiriman Oktober-November meningkat

Pembelian tersebut meredakan kekhawatiran perlambatan tajam dalam impor minyak oleh China dan mendukung harga dalam beberapa bulan mendatang.

"Meskipun ekonomi China melambat, impor minyak mentah tetap kuat karena meningkatnya kegiatan penimbunan untuk operasi dan penyimpanan komersial," kata analis di konsultan minyak FGE Wendy Yong, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (20/10/2015).

Sejak Juli, China telah mencatat hampir 700.000 barel per hari (bph) kuota impor minyak mentah ke kilang kecil, yang dikenal sebagai "teko", atau sekitar 10% dari total impor China saat ini sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kompetisi dan menarik investasi swasta. Hal itu menciptakan sumber baru permintaan.

Sementara kilang milik negara telah melakukan stok ulang setelah jeda kuartal III. Sementara Unipec membeli 6 juta barel minyak mentah dari Laut Utara Forties dan 2,9 juta barel dari Rusia ESPO untuk bulan ini, dan juga telah meningkatkan pembelian minyak mentah Angola untuk November.

FGE memperkirakan impor minyak mentah China pada semester II naik 12% dari tahun lalu, naik dari perkiraan sebelumnya 10%. Mereka meramalkan impor minyak mentah China bertambah 9% pada tahun ini.

Kenaikan tersebut akan menjadikan impor China menjadi 6,75 juta bph, tidak jauh dari impor yang dilakukan Amerika Serikat (AS) sebanyak 7,3 juta bph. Impor China melampaui Amerika Serikat pada bulan April, yang kira-kira setara dengan September.

Analis mengatakan, China juga akan terus mengambil keuntungan dari harga minyak yang rendah untuk membangun cadangan minyak bumi yang strategis.

China mengimpor hampir 60% dari minyak mentah untuk konsumsi dengan tujuan memenuhi stok demi menutupi 90 hari impor bersih. (Baca: Minyak Dunia Anjlok 4% Dipicu Jatuhnya Harga Bensin)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
China Genjot Impor Bahan...
China Genjot Impor Bahan Bakar Campuran dari Minyak Rusia
Ekonomi China Menggeliat,...
Ekonomi China Menggeliat, Harga Minyak Dunia Menguat
Pembukaan Kembali China...
Pembukaan Kembali China Dongkrak Harga Minyak Mentah, Brent Sentuh USD 84,92/Barel
Dipicu Ekonomi China,...
Dipicu Ekonomi China, Harga Minyak Dunia Menghangat
Harga Minyak Dunia Tertekan...
Harga Minyak Dunia Tertekan Imbas Proyeksi Pelemahan Permintaan dari China
Harga Minyak Terkerek...
Harga Minyak Terkerek Seiring Pelonggaran Pembatasan Covid di China
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
37 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
59 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
3 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved