Menteri Rini Minta BUMN Jangan Ditarik Kanan-kiri

Selasa, 08 Desember 2015 - 19:07 WIB
Menteri Rini Minta BUMN...
Menteri Rini Minta BUMN Jangan Ditarik Kanan-kiri
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menginginkan agar perusahaan pelat merah dapat berkembang dan diperbolehkan seperti korporasi lainnya. Ia berharap perusahaan negara ini tidak ditarik ke kanan atau ke kiri sehingga membuat mereka sulit untuk maju.

(Baca Juga: Jokowi Beri Sinyal BUMN Tak Dapat PMN Tahun Depan)

Hal tersebut menanggapi instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar tahun depan segala hal yang berkaitan dengan subsidi dan proteksi, termasuk untuk BUMN dapat dikurangi secara bertahap.

"Hal paling utama BUMN harus dapat berkembang dan diperbolehkan seperti korporasi lainnya. Jangan terlalu ditarik ke kanan atau kiri," katanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Dia menjelaskan pengurangan subsidi yang dimaksudkan Presiden Jokowi sejatinya tidak ada hubungannya dengan Penyertaan Modal Negara (PMN). Sementara terkait subsidi listrik ataupun bahan bakar minyak (BBM) sejak tahun ini telah mulai dikurangi.

"Subsidi tidak ada hubungannya dengan PMN. Kalau subsidi memang sudah dikurangi, seperti halnya PLN. Subsidi pada 2015 kita turunkan menjadi Rp20 triliun. BBM (Bahan Bakar Minyak) seperti yang sudah diketahui ada pengurangan yang sangat banyak. Kedepannya banyak lagi subsidi-subsidi yang dihilangkan," sambungnya.

Rini menambahkan, pengurangan subsidi ini dimaksudkan agar perusahaan pelat merah dapat bergerak dan berfungsi seutuhnya sebagai korporasi. "Jadi BUMN harus bisa bergerak dan berfungsi sebagai korporasi penuh dan berkompetisi secara terbuka. Itu yang diutamakan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 BUMN yang Dapat Suntikan...
5 BUMN yang Dapat Suntikan Dana Segar Rp33,2 Triliun di Akhir Tahun
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat...
Mantap, 7 BUMN Ini Dapat PMN Total Rp23,65 Triliun
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Alasan Dibalik Konversi...
Alasan Dibalik Konversi Piutang BUMN, Biar Nggak Manja?
Suntikan Dana PMN BUMN...
Suntikan Dana PMN BUMN Harus Dievaluasi Efektivitasnya
Guyur PMN Rp25,2 Triliun,...
Guyur PMN Rp25,2 Triliun, Sri Mulyani Minta BUMN Akuntabel
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
2 jam yang lalu
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
2 jam yang lalu
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
3 jam yang lalu
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
4 jam yang lalu
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
5 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
5 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved