Jokowi: RI Banyak Teken Kerja Sama Tapi Kedodoran

Senin, 22 Februari 2016 - 15:25 WIB
Jokowi: RI Banyak Teken...
Jokowi: RI Banyak Teken Kerja Sama Tapi Kedodoran
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menyaksikan penandatangan nota kesepahaman antara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan 17 instansi dan lembaga baik di pusat dan daerah, di antaranya Kejaksaan Agung, Kepolisian RI, serta daerah industri.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi sempat menyindir bahwa di Indonesia banyak kerja sama yang dilakukan namun implementasinya tidak jalan. Karena itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menekankan agar penandatanganan kerja sama ini tidak hanya sekadar di atas kertas dan minim implementasi.

"Tadi sudah ditandatangani. Semuanya tanda tangani, dari menteri sudah, Kejagung sudah, Polri sudah, gubernur sudah, bupati, wali kota, dan kapolda sudah. Apa yang kurang? Saya hanya ingin melihat pelaksanaannya. Pelaksanaan yang sering kita kedodoran," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (22/2/2016).

Jokowi akan mengecek satu per satu implementasi berbagai kerja sama yang telah dijalani. Sebab, memasuki era kompetisi dan persaingan ini Indonesia sudah tidak bisa main-main lagi.

"Tidak hanya teken (kerja sama) saja. Enggak mau saya. Kita sudah masuk era kompetisi, era persaingan sejak Januari lalu, kita tidak bisa main-main lagi. Eranya sudah persaingan antar negara," ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah melalui BKPM secara resmi meluncurkan fasilitas kemudahan investasi langsung konstruksi (KLIK) dalam acara pembukaan Konsolidasi Perencanaan dan Pelaksanaan Penanaman Modal Nasional (KP3MN) di Istana Negara.

Penandatanganan ini juga disaksikan Jokowi dan beberapa menteri dalam kabinet kerja. Peluncuran tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BKPM dengan 17 instansi dan lembaga baik di pusat dan daerah, di antaranya Kejaksaan Agung, Kepolisian RI, serta daerah yang kawasan industrinya masuk dalam fasilitas tersebut.

Baca: 14 Kawasan Industri Implementasikan Fasilitas KLIK
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
39 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
59 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved