Kemendag Endus Masuknya Jeroan Sapi Impor ke Tanah Air

Senin, 18 Juli 2016 - 20:52 WIB
Kemendag Endus Masuknya...
Kemendag Endus Masuknya Jeroan Sapi Impor ke Tanah Air
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) memang berencana membuka kembali keran impor daging jenis secondary cut di antaranya termasuk jeroan sapi‎, dengan direvisinya Permentan Nomor 58 Tahun 2015 tentang Larangan Impor Jeroan Sapi. Keinginan tersebut pun telah mendapat restu Kementerian Perdagangan (Kemendag), meskipun sebelumnya mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel menentang keras impor jeroan sapi.

Namun siapa sangka, rencana impor jeroan sapi yang baru bergulir beberapa hari belakangan telah direalisasikan Kemendag jauh sebelumnya. Dimana kini Jeroan sapi impor pun telah masuk ke Tanah Air. Mendag Thomas Trikasih Lembong mengatakan, masuknya impor jeroan sapi tersebut seiring dengan dibukanya impor daging sapi secondary cut saat Ramadhan lalu.‎

Dirinya telah menetapkan kondisi tertentu terhadap tingginya harga daging sapi menjelang Lebaran. Kondisi tertentu ini menjadikan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) bisa melakukan impor daging sapi, baik untuk jenis secondary cut ataupun jeroan sapi.

"Mungkin ada sebagian sudah masuk karena kemarin menjelang hari raya Lebaran saya menetapkan keadaan tertentu. Jadi kondisi khusus, sehingga bisa membuka importasi daging beku dan daging chill (segar)," katanya di Gedung Kemendag, Jakarta, Senin (18/7/2016).

(Baca Juga: Kementan Godok Aturan Hapus Larangan Impor Daging Secondary Cut)

Menurutnya, jeroan impor tersebut mampu menurunkan harga daging sapi secara signifikan. Apalagi, selama periode puasa dan Lebaran harganya menukik tajam hingga mencapai Rp120 ribu per kilogram (kg).‎

"Jeroan dan secondary cut itu juga penting untuk masyarakat bawah. Ini menjadi bahan baku yang sangat penting untuk bakso, sosis, dan makanan lain yang terjangkau oleh masyarakat bawah," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Pengamat: Pemerintah...
Pengamat: Pemerintah Perlu Sinkronkan Aturan Impor Bawang Putih
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Berita Terkini
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
1 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
3 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
4 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
8 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
16 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
17 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved