Pengembang Perumahan Sambut Relaksasi LTV

Rabu, 20 Juli 2016 - 06:01 WIB
Pengembang Perumahan...
Pengembang Perumahan Sambut Relaksasi LTV
A A A
JAKARTA - Para pengembang perumahan menyambut langkah pemerintah yang melakukan relaksasi Loan to Value (LTV) untuk kredit perumahan. Hal ini akan mendorong bisnis perumahan agar tumbuh lebih baik.

Wakil Ketua REI Jateng Bidang Humas, Promosi, dan Publikasi, Dibya K Hidayat mengatakan, dalam aturan LTV, salah satu kebijakan yang akan dikeluarkan BI adalah diizinkannya pembiayaan dengan sistem inden di luar rumah pertama.

Selain itu, relaksasi LTV tersebut juga mengatur penurunan uang muka rumah. Untuk uang muka rumah pertama yang saat ini berlaku adalah 15%, rumah kedua 20%, dan rumah ketiga 25%. “Relaksasi LTV juga bermanfaat dalam mengintervensi harga properti,” ujarnya, Selasa (19/7/2016).

Dia mengatakan, relaksasi LTV akan mampu mendorong percepatan pemenuhan program sejuta rumah pada 2016. Pembeli rumah dengan fasilitas KPR juga mendapatkan manfaat dari relaksasi LTV karena uang muka yang dibayar lebih kecil.

“Relaksasi LTV akan menggerakkan pembangunan perumahan oleh pengembang karena permintaan masyarakat akan rumah tumbuh,” imbuhnya.

Dia menyebutkan relaksasi LTV akan sangat dirasakan di kota-kota besar, seperti Jakarta. Di mana sebagian konsumennya adalah pembeli rumah kedua atau ketiga. “Kalau untuk di Jateng, pembelian rumah masih didominasi untuk ditempati sendiri, dan bukan untuk investasi. Memang ada yang untuk investasi tapi belum banyak,“ katanya.

Wakil Ketua REI Jateng Bidang Tata Ruang, Joko Santoso menambahkan, pihaknya juga berharap kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak mampu mendorong pergerakan rumah menengah dan menengah atas.

“Dengan adanya tax amnesty tersebut masyarakat akan lebih terbuka saat mengisi SPT-nya dan juga bagi konsumen yang memiliki dana lebih bisa dengan leluasa memilih rumah,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perumahan Butuh Sarana...
Perumahan Butuh Sarana Prasarana
Belajar Usaha Membangun...
Belajar Usaha Membangun Perumahan untuk Pemula (Bagian-4)
Pengembang Properti...
Pengembang Properti Tak Gentar Diterpa Corona, Pembangunan Berlanjut
DMS Propertindo Siapkan...
DMS Propertindo Siapkan Strategi Hadapi Pandemi
Serius Menyelami Dunia...
Serius Menyelami Dunia Bisnis, Sektor Properti Jadi Pilihan
Beli Rumah Bonus Emas,...
Beli Rumah Bonus Emas, Hanya di Cluster The Hermosa Garden
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved