Pertumbuhan Kredit Baru Kuartal IV Berpotensi Meningkat

Minggu, 16 Oktober 2016 - 00:11 WIB
Pertumbuhan Kredit Baru...
Pertumbuhan Kredit Baru Kuartal IV Berpotensi Meningkat
A A A
JAKARTA - Hasil Survei Perbankan mengindikasikan pertumbuhan kredit baru pada triwulan IV-2016 meningkat dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Ekspektasi kondisi ekonomi yang lebih baik, tren penurunan suku bunga kredit, dan meningkatnya kondisi likuiditas menjadi beberapa faktor yang diperkirakan mendorong pertumbuhan kredit.

"Rata-rata suku bunga Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi dan Kredit Konsumsi pada triwulan IV-2016 diperkirakan turun masing-masing 13 bps, 8 bps dan 2 bps," ujar Direktur Eksekutif departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Sementara itu, pertumbuhan kredit baru pada triwulan III-2016 diperkirakan masih melambat dibandingkan triwulan sebelumnya. Dia menuturkan, perlambatan tersebut disebabkan oleh menurunnya permintaan pembiayaan, suku bunga kredit yang dianggap masih cukup tinggi, dan meningkatnya risiko pembiayaan.

"Secara keseluruhan tahun 2016, pertumbuhan kredit diperkirakan sebesar 9,2% (yoy), lebih rendah dari perkiraan pada survei triwulan sebelumnya sebesar 10,6% (yoy)," tandasnya.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan, intermediasi perusahaan pembiayaan mulai menunjukkan arah perbaikan, piutang pembiayaan per Agustus 2016 tumbuh 0,87% yoy atau naik dari Juli 2016 sebesar 0,36% yang didorong oleh pembiayaan konsumen khususnya sektor perdagangan, restoran dan hotel.

"Risiko kredit lembaga jasa keuangan (LJK) terpantau masih relatif tinggi. Rasio non-performing loan (NPL) tercatat sebesar 3,22%, meningkat dibanding posisi Juli 2016 sebesar 3,18%, sedangkan Non Performing Financing (NPF) atau kredit bermasalah tercatat relatif stabil pada level 2,22%," kata Plt. Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB Slamet Edy Purnomo.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Ungkap Perusahaan...
BI Ungkap Perusahaan Terus Tingkatkan Utangnya ke Bank
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
Penurunan Bunga Kredit...
Penurunan Bunga Kredit Bank Lamban, BI Bersiap Lakukan Ini
BI Ungkap Banyak Rumah...
BI Ungkap Banyak Rumah Tangga Ogah Tambah Utang dari Bank
Permintaan Utang Bank...
Permintaan Utang Bank Masih Loyo, Bos BI Beberkan Alasannya
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
5 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
6 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
6 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
7 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
8 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
8 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved