BRI Syariah Catatkan Pembiayaan Rp22,05 Triliun

Rabu, 19 April 2017 - 03:16 WIB
BRI Syariah Catatkan...
BRI Syariah Catatkan Pembiayaan Rp22,05 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bank BRI Syariah menutup tahun 2016, lalu dengan kinerja positif, setelah membukukan pertumbuhan signifikan. Hal Ini terlihat dari total laba sebelum pajak melonjak 38,20% dari Rp169,07 miliar di 2015 menjadi Rp233,66 miliar pada 2016.

“Total aset juga bertumbuh 14,27% dari Rp24,23 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp27,69 trliun pada tahun 2016,” ungkap Direktur Utama BRI Syariah Moch. Hadi Santoso dalam keterangan resmi di Jakarta.

Dia menambahkan, pertumbuhan pembiayaan juga meningkat 10,18% dari Rp16,37 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp22,05 triliun. Hal ini diimbangi dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 9,41% dari Rp20,15 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp22,05 triliun pada tahun 2016.

Hadi menuturkan, pertumbuhan aset terjadi seiring dengan tambahan modal yang berasal dari suksesnya penjualan Sukuk Mudharabah Subordinasi I BRI Syariah yang oversubscribed sebesar 200%. Hal tersebut menurut dia menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia dan umat Islam pada umumnya telah mempercayai perbankan syariah.

"Sementara bagi BRI Syariah, kondisi tersebut menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari para investor terhadap masa depan BRISyariah.” tambah Hadi.

Terkait prospek 2017 Hadi mengatakan, BRI Syariah melihat banyak kesempatan bisnis yang terbuka dan ekonomi yang kondusif. "Peluang perbankan syariah semakin besar seiring dengan dukungan dan keberpihakan pemerintah kepada perbankan syariah," tukas dia.

Ini terwujud dengan memberikan kepercayaan perbankan syariah untuk menyalurkan KUR dan BRI Syariah menjadi pelopor dan satu-satunya perbankan syariah yang menyalurkan KUR Syariah hingga saat ini. Penyaluran KUR Syariah sejak diluncurkan bulan Maret 2017 hingga saat ini telah mencapai Rp.86,9 miliar yang dinikmati oleh 3.873 orang.

KUR Syariah dinikmati oleh nasabah dari berbagai daerah di Indonesia dengan penyerapan KUR di Jawa (57,1%), Sumatera (19,6%), Sulawesi (9,2%), Kalimantan (7,7%), NTB (5,7%) dan Bali (0,7%).

“Oleh karenanya BRISyariah akan serius menggarap KUR Syariah ini sekaligus mulai membangun pondasi dominasi KUR Syariah di jajaran perbankan syariah di Indonesia sebagaimana induk perusahaannya (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang mendominasi pasar KUR bank konvensional di Indonesia” pungkas Hadi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengguna BRIS Online...
Pengguna BRIS Online Naik 36% Saat Pandemi Covid-19
BRIsyariah Lakukan Inovasi...
BRIsyariah Lakukan Inovasi agar UMKM Bisa Naik Kelas
BRI Syariah Mudahkan...
BRI Syariah Mudahkan Bayar Zakat Secara Online
BRIsyariah Tawarkan...
BRIsyariah Tawarkan Restrukturisasi Pembiayaan bagi Nasabah Terdampak Covid-19
BRIsyariah Tekan Pembiayaan...
BRIsyariah Tekan Pembiayaan Bermasalah di Level 3,9%
Laba Bersih BRI Syariah...
Laba Bersih BRI Syariah Naik 150% di Kuartal I/2020
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
11 menit yang lalu
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
46 menit yang lalu
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
1 jam yang lalu
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
1 jam yang lalu
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
2 jam yang lalu
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
11 jam yang lalu
Infografis
APBN Pernah Jebol Nyaris...
APBN Pernah Jebol Nyaris Rp1.000 Triliun, Ini 6 Defisit Terbesar Sepanjang Sejarah Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved