Pasokan Cabai dan Bawang Merah Dipastikan Aman dan Harga Stabil

Rabu, 16 Mei 2018 - 17:36 WIB
Pasokan Cabai dan Bawang...
Pasokan Cabai dan Bawang Merah Dipastikan Aman dan Harga Stabil
A A A
JAKARTA - Dalam rangka menjaga pasokan beberapa komoditas strategis selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1439 H, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok tersebut sangat aman. Untuk cabai, bawang merah, daging, telur serta minyak goreng, stok kami siapkan 20% lebih dari kebutuhan di hari biasa.

Demikian dikatakan Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman. Amran mengungkapkan ketersediaan cabai besar bulan Mei dan Juni sekitar 104 hingga 106 ton tiap bulannya.

Sementara itu, kebutuhan masyarakat hanya sekitar 96-97 ton per bulan. Untuk cabai rawit merah, pada bulan Mei dan Juni ketersediaannya sekitar 83-84 ton tiap bulan, dan kebutuhan hanya 75-76 ton per bulan. “Jadi cabai besar dan cabai rawit merah surplus,” tegas Amran dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi menambahkan kunci kemampuan menjaga surplus ini yakni dengan membuka rahasia tersebut melalui pola tanam aneka cabai dan bawang merah sudah kita atur sedemikian rupa. Hasilnya, tidak akan ada kekurangan produksi saat puasa dan lebaran nanti.

“Kami juga terus memantau panenan dan harga di daerah. Laporan harga yang up to date dari beberapa sentra produksi selalu kami peroleh," jelas Suwandi.

Lebih lanjut Ia menekankan untuk memastikan upaya tersebut berjalan dengan baik, Kementan tidak tanggung-tanggung menggandeng para champion terkait. Terkait hal ini, pada tanggal 15 Mei 2018 kemarin ada penandatanganan MoU antara champion cabai dan bawang merah dengan HKTI, KTNA, INKOPOL, Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Alfamidi.

"MoU tersebut merupakan wujud nyata dukungan Kementerian Pertanian dalam menjaga stabilisasi harga dan pasokan,” ujarnya.

Ketua Asosiasi Champion Bawang Merah Indonesia, yang juga merupakan Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Juwari, memberikan jaminan bahwa pasokan bawang merah untuk bulan Ramadhan dan Idul Fitri sangat memadai. Saat ini, di tingkat petani harga berkisar Rp 20.000 per kg.

Untuk bulan Ramadhan, diperkirakan harga akan sedikit turun seiring dengan makin bertambahnya luas panen di sentra-sentra utama, khususnya Brebes dan sekitarnya. Dari Brebes saja, untuk pasokan puasa dan lebaran nanti disuplai oleh lebih dari 3.000 hektar bawang merah. “Ini belum dihitung suplai dari sentra lain seperti Bima yang luasannya lebih dari 1.500 ha, serta Demak yang cakupannya lebih dari 1.000 ha”, tutur Juwari.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cakupan Asuransi Pertanian...
Cakupan Asuransi Pertanian Bakal Diperluas untuk Bawang Merah hingga Cabai
Stok Bawang Merah Dijamin...
Stok Bawang Merah Dijamin Aman, Kementan Kawal Distribusi
Mentan Pastikan Produksi...
Mentan Pastikan Produksi Bawang Merah Melimpah
Barantan Kementan Tahan...
Barantan Kementan Tahan 36 Ton Bawang Merah Impor Ilegal
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Meroket, Impor Masih Ditahan
Pedas, Harga Cabai Rawit...
Pedas, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp140 Ribu per Kg
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
2 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Rp100.000 per Kg, Wamendag Salahkan Cuaca
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved