Jisdor BI: Rupiah Tertekan 100 Poin ke Rp15.088 per USD

Rabu, 03 Oktober 2018 - 10:58 WIB
Jisdor BI: Rupiah Tertekan...
Jisdor BI: Rupiah Tertekan 100 Poin ke Rp15.088 per USD
A A A
JAKARTA - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Rabu (3/10/2018) semakin tertekan di pasar spot. Indeks Bloomberg mencatat rupiah dibuka melemah 23 poin ke level Rp15.065 per USD, berbanding penutupan Selasa di Rp15.042 per USD. Laju rupiah semakin tergerus sebesar 40 poin atau 0,27% menjadi Rp15.082 per USD pada pukul 10.32 WIB.

Data Yahoo Finance menunjukkan hal tidak jauh beda, dimana mata uang NKRI terdepresiasi 35 poin atau 0,23% menjadi Rp15.075 per USD, berbanding Rp15.040 per USD pada Selasa kemarin.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Rabu ini berada di level Rp15.088 per USD, melemah 100 poin dibandingkan Selasa kemarin di Rp14.988 per USD.

Rupiah pada hari ini semakin terpukul oleh dolar AS yang terus berlari meninggalkan rekan-rekan mata uang lainnya, imbas kekhawatiran investor atas rencana anggaran Italia yang mengguncang sentimen pasar sehingga membebani euro.

Melansir Reuters, Rabu (3/10), greenback--julukan dolar AS--naik karena euro merosot setelah anggota parlemen senior Italia mengatakan sebagian besar masalah negara akan bisa diselesaikan jika Italia kembali ke mata uang nasional sendiri, yaitu lira. Itu membuat sentimen risiko investasi di pasar sehingga meningkatkan permintaan atas dolar AS sebagai safe haven asset.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama pun menguat ke level 95,468, setelah semalam naik tinggi mencapai 95,774, level tertinggi sejak 4 September 2018. Euro pun mundur menjadi USD1,1550 di perdagangan Asia.

Yen Jepang mata uang safe haven lainnya juga menguat terhadap euro. Mereka juga menguat terhadap dolar AS di level 113,62, setelah pada Senin berada di level 114,06.

Indeks USD telah maju sekira 1,4% dalam sepekan ini, ketika Federal Reserve menaikkan kembali suku bunga. Laju dolar diperkirakan akan menguat seiring data tenaga kerja AS yang akan dirilis pada Jumat pekan ini.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Pulang Merosot...
Rupiah Pulang Merosot ke Rp14.133 per USD
Rupiah Berpotensi Berbalik...
Rupiah Berpotensi Berbalik Menguat
Rupiah Diprediksi Melanjutkan...
Rupiah Diprediksi Melanjutkan Penguatan
Rupiah Diprediksi Kembali...
Rupiah Diprediksi Kembali Menguat
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Diprediksi Tertekan
Rupiah Melanjutkan Pelemahan...
Rupiah Melanjutkan Pelemahan ke Rp13.980 per USD
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
38 menit yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
1 jam yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
2 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
2 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
4 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
6 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved