Bencana Alam di Palu Diyakini Tak Goyahkan Minat Investor

Rabu, 03 Oktober 2018 - 15:30 WIB
Bencana Alam di Palu...
Bencana Alam di Palu Diyakini Tak Goyahkan Minat Investor
A A A
JAKARTA - Bencana alam yang baru terjadi di Palu, Sulawesi Tengah, diyakini tidak akan menurunkan minat investasi di Sulawesi. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong memastikan bahwa iklim investasi di daerah Sulawesi tetap baik.

Keyakinan Thomas berasal dari fakta bahwa kawasan Sulawesi merupakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi dan memiliki berbagai komoditas yang menarik minat investor.

"Sulawesi adalah salah satu kawasan yang menikmati pertumbuhan ekonomi paling tinggi di Indonesia berkat holtikultura seperti kakao, kopi, kemudian juga smelter puluhan triliun rupiah. Nikel adanya di Sulawesi Tengah meskipun bukan di Palu-Donggala atau darah yang terdampak bencana. Jadi prospek jangka menengah jangka panjang untuk investasi di Sulawesi Tengah masih sangat-sangat positif," ujar Thomas Lembong di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Dia mengakui bahwa mungkin akan terjadi perlambatan investasi di daerah lokasi yang terdampak bencana. Pasalnya, kerusakan sejumlah sarana dan infrastruktrur pasti akan meningkatkan risiko bagi para investor. "Tapi hal itu tidak akan mempengaruhi banyak investor asing yang mau berinvestasi," tandasnya.

Thomas menambahkan, semua negara memiliki risiko bencana. Dia mencontohkan kebakaran hutan karena kekeringan di California, Amerika Serikat. "Jadi risiko bencana adalah sesuatu yang dianggap bagian dari risiko bisnis umum," jelasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
4 menit yang lalu
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
8 menit yang lalu
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
34 menit yang lalu
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
4 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved