Disebut Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani: Jangan Cuma Lihat Nominal

Selasa, 29 Januari 2019 - 13:22 WIB
Disebut Menteri Pencetak...
Disebut Menteri Pencetak Utang, Sri Mulyani: Jangan Cuma Lihat Nominal
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang mengatakan tidak perlu lagi menyebut Menkeu tapi Menteri Pencetak Utang. Hal ini terkait tudingan bahwa utang pemerintah disebut meningkat hingga 69% dalam periode empat tahun belakangan.

Menurut Sri Mulyani, kritikan yang ditujukan kepada pemerintah tentang utang hanya melihat dari nominalnya saja. Bahkan beberapa orang yang mengkritik, terang dia tidak mengetahui peruntukan utang tersebut untuk apa.

"Jadi saya hanya ingin menyampaikan, yang disampaikan bukan sesuatu hal yang baru. Segala sesuatu yang logis. Namun sebaiknya dilihatnya dalam konteks yang lebih besar," ujarnya dalam acara konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Mantan direktur Bank Dunia itu menambahkan, utang yang dilakukan pemerintah selama Indonesia adalah untuk menjaga ekonomi Indonesia agar tetap stabil. Apalagi selama 2018 lalu, perekonomian dalam negeri banyak mendapatkan tekanan dari eksternal.

Ia juga menyebutkan penggunaan utang oleh pemerintah rata-rata untuk sektor produktif. Sebagai salah satu contohnya adalah untuk membangun Infrasturktur. Menurutnya pembangunan infrastruktur ini menjadi sangat penting, karena dengan adanya pembangunan infratruktur harga-harga relatif bisa stabil dan merata.

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur terang dia juga banyak membuka lapangan pekerjaan. Artinya jika masyarakat mendapatkan pekerjaan, maka otomatis memiliki pendapatan lebih.

“Jika harga merata dan masyarakat memiliki pendapatan berlebih, maka uangnya bisa digunakan untuk konsumsi. Jika konsumsi meningkat, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia juga akan terkerek naik dengan sendirinya,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani Ungkap Penyebab...
Sri Mulyani Ungkap Penyebab Utang Pemerintah Tembus Rp5.258 Triliun
Sri Mulyani: Semua Punya...
Sri Mulyani: Semua Punya Utang, Negara Islam Juga
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp5.940 T, Stafsus Sri Mulyani: Negara Akan Mampu Membayar
Sri Mulyani Tunda Terbitkan...
Sri Mulyani Tunda Terbitkan Pandemic Bonds
Sri Mulyani Kantongin...
Sri Mulyani Kantongin Rp35 Triliun dari Lelang Surat Utang Negara
Wow, Utang Pemerintah...
Wow, Utang Pemerintah Membengkak 155,1% Tembus Rp810,8 Triliun
Berita Terkini
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
21 menit yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
45 menit yang lalu
BTC Price Game Meluncur,...
BTC Price Game Meluncur, Fitur Game Edukatif untuk Analisis Harga Bitcoin
47 menit yang lalu
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
56 menit yang lalu
Prabowo Panggil Chatib...
Prabowo Panggil Chatib Basri ke Istana, Ada Apa?
56 menit yang lalu
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Infografis
Sri Mulyani Copot Jabatan...
Sri Mulyani Copot Jabatan Rafael Alun dari Ditjen Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved