Wow, Utang Pemerintah Membengkak 155,1% Tembus Rp810,8 Triliun
Senin, 19 Oktober 2020 - 16:19 WIB
loading...
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, realiasi pembiayaan utang hingga akhir September 2020 mencapai Rp810,77 triliun, terdiri dari Surat Berharga Negara (neto) sebesar Rp790,64 triliun dan Pinjaman (neto) sebesar Rp20,13 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menarik utang baru atau pembiayaan utang sebesar Rp810,8 triliun hingga akhir September 2020. Kenaikan pembiayaan tersebut mencapai 155,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp 317,9 triliun.
(Baca Juga: RI Peringkat Ketujuh Negara Pengutang Terbesar, Kemenkeu: Masih di Zona Aman )
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, realiasi pembiayaan utang hingga akhir September 2020 mencapai Rp810,77 triliun, terdiri dari Surat Berharga Negara (neto) sebesar Rp790,64 triliun dan Pinjaman (neto) sebesar Rp20,13 triliun
"Sementara itu sampai dengan 13 Oktober, total pembelian SBN oleh BI (sesuai SKB I) mencapai Rp61,63 triliun dengan perincian SBSN sebesar Rp29,05 triliun dan SUN sebesar Rp32,58 triliun," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (19/10/2020).
Lebih lanjut terang dia, realisasi penerbitan SBN sesuai SKB II (Burden Sharing); Pembiayaan Public Goods mencapai Rp229,68 triliun (57,77%) dari target Rp397,56 triluun dan pembiayaan Non Public Goods untuk UMKM mencapai Rp91,13 triliun (51,48%) dari target Rp177,03 triliun.
(Baca Juga: RI Peringkat Ketujuh Negara Pengutang Terbesar, Kemenkeu: Masih di Zona Aman )
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, realiasi pembiayaan utang hingga akhir September 2020 mencapai Rp810,77 triliun, terdiri dari Surat Berharga Negara (neto) sebesar Rp790,64 triliun dan Pinjaman (neto) sebesar Rp20,13 triliun
"Sementara itu sampai dengan 13 Oktober, total pembelian SBN oleh BI (sesuai SKB I) mencapai Rp61,63 triliun dengan perincian SBSN sebesar Rp29,05 triliun dan SUN sebesar Rp32,58 triliun," kata Menkeu Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (19/10/2020).
Lebih lanjut terang dia, realisasi penerbitan SBN sesuai SKB II (Burden Sharing); Pembiayaan Public Goods mencapai Rp229,68 triliun (57,77%) dari target Rp397,56 triluun dan pembiayaan Non Public Goods untuk UMKM mencapai Rp91,13 triliun (51,48%) dari target Rp177,03 triliun.
Lihat Juga :