Ributkan Pelarangan Ekspor Nikel, Bahlil: Mereka Tidak Cinta Negara

Jum'at, 01 November 2019 - 06:07 WIB
Ributkan Pelarangan...
Ributkan Pelarangan Ekspor Nikel, Bahlil: Mereka Tidak Cinta Negara
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, telah mengumumkan percepatan larangan ekspor bijih alias ore nickel menjadi 29 Oktober 2019. Sebelumnya, tenggat pelarangan ekspor nikel adalah awal Januari 2020.

Kebijakan ini mendapat sorotan dari beberapa pengusaha, yang merasa keberatan. Bahlil lantas menegaskan bahwa ekspor bijih nikel sudah dilarang. Ia pun menyayangkan sikap beberapa pengusaha yang masih mempertanyakan aturan ini.

Bahlil menjelaskan bahwa penghentian ekspor bijih nikel dilakukan demi kepentingan negara untuk mendorong hilirisasi.

"Nikel sudah beres. Kalau ada pengusaha yang masih ribut patut dipertanyakan rasa cintanya kepada negara," ujar Bahlil di Kantor Pusat BKPM, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Dia pun menjamin kebijakan ini tidak akan membuat pengusaha merugi. Karena para pengusaha smelter yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Industri Pengolahan dan Pemurnian (AP3I) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) sepakat bijih nikel yang tak jadi diekspor bakal dibeli dengan harga pasar.

"Salah satu keputusan pertama ore (bijih) yang sudah ada sampai Desember akan dibeli saudara kami, sahabat, dan pengusaha dibeli dengan harga yang sama internasional di China, dikurangi dengan pajak, dan biaya transhipment," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan penghentian ekspor dilakukan karena disinyalir terjadi ekspor nikel besar-besaran menjelang larangan ditetapkan awal tahun depan. Selama ini, ekspor dibolehkan untuk produsen tambang yang memiliki smelter dan memproduksi nikel berkadar 1,7%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bahlil Serius Kawal...
Bahlil Serius Kawal Hilirisasi Nikel di Malut
Bahlil Ngaku Pemerintah...
Bahlil Ngaku Pemerintah Tak Tahu Menahu Soal Ekspor Nikel Ilegal ke China
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
9 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
9 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
11 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
11 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
12 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
13 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved