IHSG Melanjutkan Pelemahan, Jatuh di Bawah 6.100

Kamis, 14 November 2019 - 16:51 WIB
IHSG Melanjutkan Pelemahan,...
IHSG Melanjutkan Pelemahan, Jatuh di Bawah 6.100
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahan dengan jatuh di bawah 6.100 pada Kamis (14/11/2019). IHSG pada petang ini, ditutup anjlok 43,55 poin atau 0,71% ke posisi 6.098,95.

Sesi pembukaan, IHSG melemah tipis 4,97 poin atau 0,08% ke level 6.137,53. Kamis ini, indeks diperdagangkan di kisaran 6.062,98-6.146,40.

Dari 10 indeks sektoral, hanya satu yang bergerak positif dengan sektor saham konstruksi naik 0,02%. Sedangkan sembilan sektor yang melemah, infrastruktur mengalami tekanan paling dalam yaitu 1,72%, aneka industri turun 1,61%, dan pertambangan jatuh 1,45%.

Dari 608 saham yang diperdagangkan, 299 melemah, 157 stabil, dan 152 naik. Transaksi saham Rp6,14 triliun dari 11,18 miliar unit saham. Transaksi bersih asing -Rp222,75 miliar, dimana aksi jual asing Rp2,13 triliun dan aksi beli asing Rp1,91 triliun.

Sementara itu, pasar saham Asia ditutup bergelombang antara data produksi industri China bulan Oktober yang meleset, yaitu hanya tumbuh 4,7% melawan ekspektasi ekonom sebesar 5,4%.

Namun China menyatakan akan melakukan stimulus kebijakan untuk menghadapi tantangan eksternal akhir tahun dan 2020. Melansir dari CNBC, ini membuat pasar saham China menguat. Shenzhen bertambah 0,61% menjadi 9.746,56 dan Shanghai naik 0,16% menjadi 2.909,87.

Indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir 1,14%, pada jam terakhir perdagangannya. Disebabkan anjloknya saham raksasa teknologi China Tencent sebesar 2,44%, setelah pengumuman laporan laba turun 13%.

Indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,76% menjadi 23.141,55 karena saham Familymart turun 2,74%. Indeks Topix juga turun 0,94% ke 1.684,40. Pelemahan ini juga merespon perekonomian Jepang yang tumbuh 0,2% pada kuartal III 2019, lebih rendah dari perkiraan sebesar 0,8%.

Kospi Korea Selatan ditutup 0,39% lebih tinggi pada level 2.130,77, berkat saham Line Naver yang melonjak 13,61%. ASX 200 Australia naik 0,55% menjadi 6.735,10, berkat tingkat pengangguran di Australia yang positif di angka 5,3%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bursa Saham Indonesia...
Bursa Saham Indonesia Terlalu Perkasa, Analis Mengharapkan Koreksi
Bisa Tembus Level 6.000...
Bisa Tembus Level 6.000 di Akhir Tahun, IHSG Menuju Fase Skenario Terbaik
Potensi Kenaikan Jangka...
Potensi Kenaikan Jangka Pendek IHSG Masih Terbuka Lebar
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah, Bursa Asia Rontok Berjamaah
IHSG Dibuka Anjlok 2,91%...
IHSG Dibuka Anjlok 2,91% Mengiringi Kejatuhan Bursa Asia
IHSG Berakhir Turun...
IHSG Berakhir Turun Tipis Saat Bursa Asia Menguat
Berita Terkini
Purbaya Bakal Menemui...
Purbaya Bakal Menemui Pejabat BI usai Perry Warjiyo Mundur
12 menit yang lalu
Memahami Tugas Gubernur...
Memahami Tugas Gubernur BI dan Wewenangnya di Bank Indonesia
19 menit yang lalu
Tumbuh Bersama Danantara,...
Tumbuh Bersama Danantara, Pegadaian Catatkan Rekor Performa Positif Separuh Pertama 2026
1 jam yang lalu
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
1 jam yang lalu
Independensi BI Dipertaruhkan...
Independensi BI Dipertaruhkan dalam Pemilihan Gubernur Baru
2 jam yang lalu
Pos Indonesia Bayar...
Pos Indonesia Bayar Imbal Hasil Sukuk Ijarah Senilai Rp24,12 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved