Didukung Tuntaskan Kasus Jiwasraya, Erick Thohir Dikirimi Karangan Bunga

Kamis, 16 Januari 2020 - 12:28 WIB
Didukung Tuntaskan Kasus...
Didukung Tuntaskan Kasus Jiwasraya, Erick Thohir Dikirimi Karangan Bunga
A A A
JAKARTA - Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali dikirimi karangan bunga. Kali ini, karangan bunga tersebut dikirim oleh beberapa aliansi masyarakat yang mendukung Menteri BUMN Erick Thohir untuk menuntaskan kasus PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Berdasarkan pantauan SINDOnews, hingga Kamis (16/1/2020) siang ini sudah terdapat tujuh karangan bunga yang mengisi halaman depan Kantor Kementerian BUMN. Salah satu karangan bunga yang dikirim oleh Aliansi Nasabah Jiwasraya bertuliskan penolakan politisasi kasus Jiwasraya. "Kami butuh uang kembali bukan politisasi seperti kasus Century," bunyi tulisan di karangan bunga tersebut.

Sementara, karangan bunga lainnya berisi dukungan bagi Erick Thohir untuk menindak tegas koruptor di lingkungan BUMN. "Yang gusar kita lawan!! Pukul balik Koruptor di BUMN Pak Erick," bunyi tulisan karangan bunga yang dikirim oleh Aliansi Masyarakat Indonesia Tanpa Korupsi.

Lainnya bertuliskan, "Selamat dan Sukses mendukung Kementerian BUMN dan Kejaksaan Tindak Tegas Sindikat Pasar Modal #GengKijang, #GengSolo." Karangan bunga itu dikirim atas nama Indonesia Market Watch.

Untuk diketahui, kasus Jiwasraya kini memasuki babak baru setelah Kejaksaan Agung menahan lima orang sebagai tersangka yang diduga terlibat dalam kasus korupsi di Jiwasraya. Mereka adalah mantan Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim, eks-Direktur Keuangan dan Investasi Jiwasraya Hary Prasetyo, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan. Selain itu ditahan pula Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk Heru Hidayat.

Sementara itu, Menteri Erick sebelumnya menyatakan bahwa pembayaran klaim asuransi pada nasabah Jiwasraya akan segera dilakukan. Dia mengatakan, pembayaran klaim akan dilakukan pada Februari yang dilakukan secara bertahap atau dicicil.

"Ya kan ini holding baru ditandatangani, prosesnya nanti baru akhir Februari, ya pertengahanlah. Dari situ baru bisa terlaksana karena memang kita harus mengikuti step-step dari pembentukan holding itu sendiri," katanya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jiwasraya Tetap Dibubarkan,...
Jiwasraya Tetap Dibubarkan, Dirut Pede Diselamatkan Erick Thohir-Sri Mulyani
Menteri BUMN: 98% Nasabah...
Menteri BUMN: 98% Nasabah Jiwasraya Setuju Restrukturisasi Polis
Erick Thohir Ajak Ngobrol...
Erick Thohir Ajak Ngobrol Lagi Eks Nasabah Jiwasraya yang Tolak Skema Restrukturisasi
Jajaran Direksi Jiwasraya...
Jajaran Direksi Jiwasraya Dirombak Lagi, Ini Susunan Terbarunya
Mantan Bos Jiwasraya...
Mantan Bos Jiwasraya Divonis Seumur Hidup, Kementerian BUMN Angkat Suara
Selamatkan Nasabah Jiwasraya,...
Selamatkan Nasabah Jiwasraya, BUMN Berencana Bentuk Nusantara Life
Berita Terkini
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
50 menit yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
3 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
5 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
6 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
8 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved