Ekonom: Rasio Kepemilikan Asing di Surat Utang Indonesia Tertinggi di Asia

Senin, 17 Februari 2020 - 13:55 WIB
Ekonom: Rasio Kepemilikan...
Ekonom: Rasio Kepemilikan Asing di Surat Utang Indonesia Tertinggi di Asia
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat, pertumbuhan utang luar negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan IV/2019 mengalami perlambatan. ULN tersebut tumbuh sebesar 7,7% (yoy), menurun dibandingkan dengan pertumbuhan ULN pada triwulan sebelumnya sebesar 10,4% (yoy).

Tercatat, posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan IV/2019 adalah sebesar USD404,3 miliar atau sekitar Rp5.458 triliun (kurs Rp13.500/USD). Adapun utang tersebut terdiri dari utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) USD202,9 miliar dan utang sektor swasta (termasuk BUMN) USD201,4 miliar.

Terkait utang luar negeri tersebut, Ekonom Indef Bhima Yudisthira menyoroti rasio kepemilikan asing pada surat utang Indonesia yang menurutnya tertinggi di Asia. "Rasio kepemilikan asing pada surat utang mencapai 38,5%, tertinggi dibandingkan negara Asia lainnya," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (17/2/2020).

Dia melanjutkan, kerawanan utang luar negeri bisa terlihat lewat debt to services ratio (DSR). Pada triwulan IV/2019 DSR berada di angka 26% masih relatif tinggi dibanding posisi tahun sebelumnya di 25,1%.

"Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ULN belum di-support oleh kenaikan penerimaan dari sisi ekspor dan devisa lain (pariwisata). Dibandingkan negara lainnya seperti Thailand 5,4%, dan Filipina 8,7%," jelasnya.

Dia menambahkan jika ketidakpastian meningkat, kondisi ini bisa memicu gejolak pada sektor keuangan akibat keluarnya hot money dari pasar surat utang. "Ini yang wajib jadi perhatian pemerintah, bukan sekedar rasio utang terhadap PDB saja," tegasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
42 menit yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
11 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
11 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
13 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
13 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
14 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved