Kadin Minta Perbankan Beri Kelonggaran Kredit

Senin, 16 Maret 2020 - 09:55 WIB
Kadin Minta Perbankan...
Kadin Minta Perbankan Beri Kelonggaran Kredit
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meminta agar perbankan memberikan kelonggaran kredit seiring merebaknya virus corona yang menyebabkan sektor usaha, dari skala kecil hingga besar kesulitan menjaga arus kas untuk operasionalnya.

Terlebih, setelah penjangkitan corona makin meluas, ada imbauan dari pemerintah untuk menersapkan kebijakan bekerja di rumah (work from home/WFH). Kebijakan ini dinilai mengganggu produktivitas dunia usaha, khususnya sektor manufaktur.

"Misalnya Jakarta yang sudah menutup beberapa tempat wisata di sana kan banyak kegiatan usaha seperti restoran, UMKM. apalagi ditambah dengan kerja dirumah membuat kerugian kita semakin besar, jadi kredit macet harusnya tidak dipenaltilah sehingga risiko kredit bisa ditekan," ujar Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (16/3/2020).

Dia melanjutkan, saat ini sektor pariwisata sudah terkena dampak wabah Covid-19. Sejumlah industri pun terkendala bahan baku. Persoalan-persoalan ini menurutnya harus segera ditindaklanjuti agar arus kas perusahaan terjaga dan dunia usaha tidak terlalu tertekan.

"Kita harus ada penguatan UMKM, ini harus diberikan relaksasi di bidang perbankan seperti dispensasi kredit diberlakukan enam bulan atau bahkan hingga Desember 2020 agar tidak terjadi kredit macet atau NPL," tegasnya.

Di bagian lain, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani pun menyambut baik kebijakan-kebijakan yang telah diambil pemerintah, termasuk soal imbauan bekerja dari rumah tersebut. Namun, imbuh dia, pemerintah harus memperhatikan dunia usaha yang terus mengalami kerugian semenjak wabah corona masuk ke Indonesia. "Jadi kita menunggu kebijakan pemerintah agar dunia usaha tidak terus menanggung kerugian yang semakin besar," tandasnya.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kadin Ajukan Permintaan...
Kadin Ajukan Permintaan Jaminan Modal Kerja ke Pemerintah
Pengamat Ungkap Resep...
Pengamat Ungkap Resep Jitu Demi Kerek Permintaan Kredit
Perbankan Setengah Hati...
Perbankan Setengah Hati Salurkan Kredit, Ekonom: Kondisinya Tidak Tepat
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Tumbuh 8 Persen, Kredit...
Tumbuh 8 Persen, Kredit Perbankan Tembus Rp6.464 Triliun
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Terus Melandai, Nilainya Rp720 Triliun
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
9 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved