40 orang kaya sudah beli mobil listrik
Senin, 16 Juli 2012 - 14:35 WIB
40 orang kaya sudah beli mobil listrik
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan sejauh ini baru ada empat produsen mobil listrik di Indonesia. Yakni PT Sarimas Ahmadi Pratama, buatan Daffi, kemudian buatan BUMN PT Pindad, serta Tushi di Yogyakarta.
Namun saat ini motor dan baterai di mesin mobil listrik masih mengimpor produk luar negeri. Untuk mobil buatan Ahmadi saja, motor dan baterainya buatan Amerika.
Dahlan mengatakan, kedepan mobil listrik buatan Indonesia akan menjadi mobil nasional. Semangat tersebut akan diaplikasikan hingga baterai dan motor mobil listrik.
“Kriteria mobnas belum tahu, rencana kedepan motornya kan sekarang masih motor impor, sekarang lagi diproduksi motor nasional, di Bandung. Lalu ada orang asli Padang yang 14 tahun tinggal di Jepang, tahun depan baterai sedang disiapkan, ada puluhan ribu,” katanya saat akan mengendarai mobil listrik di Jatimulya, Cilodong, Depok, Senin (16/07/12).
Soal merek, kata Dahlan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan diminta untuk memberikan nama. Sementara mobil listrik kelas atas yang bernama Tukushi jenis Ferari sudah dibeli oleh 40 orang pemesan pertama dengan harga Rp1,5 miliar.
“Mereknya nanti Bapak Presiden yang beri merek, misalnya Ahmadi apa, seperti Toyota ada Yaris, Inova, Avanza begitu. Mobil Ahmadi dalam 1 tahun produksi 5 ribu unit siap, Daffi 1 tahun produksi 5 ribu juga siap, lalu yang jenis sedan kecil BUMN Pindad produksi 10 ribu satu tahun siap, yang kelas mewah 100 unit juga siap. Nah, sekarang 40 orang sudah pesan mobil listrik yang kelas mewah,” tutupnya.
Namun saat ini motor dan baterai di mesin mobil listrik masih mengimpor produk luar negeri. Untuk mobil buatan Ahmadi saja, motor dan baterainya buatan Amerika.
Dahlan mengatakan, kedepan mobil listrik buatan Indonesia akan menjadi mobil nasional. Semangat tersebut akan diaplikasikan hingga baterai dan motor mobil listrik.
“Kriteria mobnas belum tahu, rencana kedepan motornya kan sekarang masih motor impor, sekarang lagi diproduksi motor nasional, di Bandung. Lalu ada orang asli Padang yang 14 tahun tinggal di Jepang, tahun depan baterai sedang disiapkan, ada puluhan ribu,” katanya saat akan mengendarai mobil listrik di Jatimulya, Cilodong, Depok, Senin (16/07/12).
Soal merek, kata Dahlan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan diminta untuk memberikan nama. Sementara mobil listrik kelas atas yang bernama Tukushi jenis Ferari sudah dibeli oleh 40 orang pemesan pertama dengan harga Rp1,5 miliar.
“Mereknya nanti Bapak Presiden yang beri merek, misalnya Ahmadi apa, seperti Toyota ada Yaris, Inova, Avanza begitu. Mobil Ahmadi dalam 1 tahun produksi 5 ribu unit siap, Daffi 1 tahun produksi 5 ribu juga siap, lalu yang jenis sedan kecil BUMN Pindad produksi 10 ribu satu tahun siap, yang kelas mewah 100 unit juga siap. Nah, sekarang 40 orang sudah pesan mobil listrik yang kelas mewah,” tutupnya.
(gpr)