Dahlan Iskan akan re-test drive mobil listrik
Selasa, 17 Juli 2012 - 18:01 WIB
Dahlan Iskan akan re-test drive mobil listrik
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kembali menuju Depok untuk mencoba melakukan uji ulang (test drive) dengan menggunakan mobil listrik buatan Dasep Ahmadi.
Dahlan kembali ke pabrik mobil listrik PT Sarimas Ahmadi Pratama di Kampung Sawah, Jatimulya, Cilodong, Depok. Dahlan kembali ingin menguji mobil Ahmadi karena kemarin mobil yang ia kemudikan menuju kantornya itu, mogok di tengah jalan di kawasan Thamrin, Jakarta.
Dahlan menjelaskan, kemarin Ahmadi mogok karena baterainya lemah. "Saya kesini sedang memantau perbaikan mobil yang kemarin, ternyata kabel menuju chargeraya ada masalah sedikit," ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/07/12).
Sedikitnya terdapat empat teknisi yang memperbaiki mobil listrik Ahmadi tersebut. "Saya senang kerena kabelnya sedang diperbaiki, kalau chargenya sudah penuh saya akan langsung coba bawa lagi ke kantor," tegasnya.
Mobil listrik Ahmadi adalah berjenis city car yang sengaja diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah dan para eksekutif muda. Mobil listrik Ahmadi diklaim mampu berlari dengan kecepatan 100 hingga 120 kilometer per jam.
Karenanya, Dahlan meminta agar masyarakat segera beralih menggunakan mobil listrik. Ia menyatakan keinginan kuatnya agar pengembangan mobil listrik harus sukses.
Ia mengatakan, dalam pengembangan mobil listrik, Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Amerika Serikat dan Korea yang lebih dulu mengembangkan mobil listrik tersebut. "Kita jangan sampai ketinggalan dengan negara lain," katanya.
Selain itu, kata dia, sistem rem dalam mobil masih harus sedikit mendapat perbaikan. "Remnya masih kurang pakem, perlu perbaikan sedikit," jelasnya.
Dahlan mengungkapkan, mobil hasil karya anak bangsa ini secara keseluruhan sudah cukup bagus dan hanya ada perbaikan sedikit. "Masalah charger baterai masih merupakan masalah utama," ujarnya.
Dahlan kembali ke pabrik mobil listrik PT Sarimas Ahmadi Pratama di Kampung Sawah, Jatimulya, Cilodong, Depok. Dahlan kembali ingin menguji mobil Ahmadi karena kemarin mobil yang ia kemudikan menuju kantornya itu, mogok di tengah jalan di kawasan Thamrin, Jakarta.
Dahlan menjelaskan, kemarin Ahmadi mogok karena baterainya lemah. "Saya kesini sedang memantau perbaikan mobil yang kemarin, ternyata kabel menuju chargeraya ada masalah sedikit," ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/07/12).
Sedikitnya terdapat empat teknisi yang memperbaiki mobil listrik Ahmadi tersebut. "Saya senang kerena kabelnya sedang diperbaiki, kalau chargenya sudah penuh saya akan langsung coba bawa lagi ke kantor," tegasnya.
Mobil listrik Ahmadi adalah berjenis city car yang sengaja diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah dan para eksekutif muda. Mobil listrik Ahmadi diklaim mampu berlari dengan kecepatan 100 hingga 120 kilometer per jam.
Karenanya, Dahlan meminta agar masyarakat segera beralih menggunakan mobil listrik. Ia menyatakan keinginan kuatnya agar pengembangan mobil listrik harus sukses.
Ia mengatakan, dalam pengembangan mobil listrik, Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Amerika Serikat dan Korea yang lebih dulu mengembangkan mobil listrik tersebut. "Kita jangan sampai ketinggalan dengan negara lain," katanya.
Selain itu, kata dia, sistem rem dalam mobil masih harus sedikit mendapat perbaikan. "Remnya masih kurang pakem, perlu perbaikan sedikit," jelasnya.
Dahlan mengungkapkan, mobil hasil karya anak bangsa ini secara keseluruhan sudah cukup bagus dan hanya ada perbaikan sedikit. "Masalah charger baterai masih merupakan masalah utama," ujarnya.
(gpr)