Pembatasan BBM subsidi kendaraan dinas macet

Sabtu, 23 Februari 2013 - 18:27 WIB
Pembatasan BBM subsidi...
Pembatasan BBM subsidi kendaraan dinas macet
A A A
Sindonews.com - Upaya pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah bagi kendaraan dinas, tidak berjalan mulus. Meski semua kendaraan dinas diimbau untuk tidak menggunakan BBM bersubsidi, kenyataannya, hanya 28 persen yang berjalan.

Anggota Komisi VII DPR, Isma Yatun menuturkan, pemerintah saat ini kesulitan mengawasi pembatasan pemakaian BBM bersubsidi. Bahkan, program agar kendaraan pemerintah dan perusahaan negara tidak mengonsumsi BBM bersubsidi tidak tercapai.

"Di Jawa dan Bali, dari target 80 persen kendaraan, hanya 23 persen saja yang tercapai, belum lagi daerah lain," katanya dalam acara diskusi mengenai kenaikan harga BBM di FEB UGM Yogyakarta, Sabtu (23/2/2013).

Menurutnya, menaikkan harga BBM menjadi pilihan yang sulit bagi pemerintah. Jika pemerintah menaikkan harga sesuai dengan harga internasional, maka harga BBM akan menjadi Rp9 ribu per liter. "Apakah pemerintah berani menaikkan hingga harga keekonomian?," katanya.

Kendati demikian, Anggota Badan Anggaran DPR ini menyarankan pemerintah untuk melakukan langkah mengurangi subsidi BBM secara betahap agar subsidi yang mencapai 2,1 dari PDB tersebut bisa dialihkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesehatan, dan mengurangi jumlah masyarakat miskin.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Keuangan, Rofyanto Kurniawan menjelaskan, alokasi subsidi BBM dari tahun ke tahun selalu bertambah, sehingga membebani APBN. Dia menyebutkan pada 2011 subsidi BBM mencapai Rp129 triliun dan pada 2012 meningkat menjadi Rp165 triliun.

"Beban anggaran cukup besar. Selain subsidi BBM, kita masih punya utang subsidi sebesar Rp23 triliun untuk 2012. Utang tersebut belum dibayar," ungkapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
12 menit yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
3 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
12 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
12 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
12 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
13 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved