Asumsi makro meleset, RAPBN-P diajukan akhir Mei

Rabu, 07 Mei 2014 - 17:27 WIB
Asumsi makro meleset,...
Asumsi makro meleset, RAPBN-P diajukan akhir Mei
A A A
Sindonews.com - Sejumlah asumsi makro sudah meleset dari target yang ditetapkan APBN 2014. Pemerintah pun akan merevisi target asumsi makro untuk menyesuaikan dengan kondisi terkini.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani menuturkan, revisi tersebut diharapkan sudah bisa diajukan ke DPR pada akhir Mei mendatang melalui mekanisme pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2014.

Sebagai informasi, DPR baru kemungkinan akan terbentuk pada minggu depan dan memulai sidang pada 19 Mei.

“Bagaimana perubahannya (asumsi makro) serta langkah-langkah kebijakan antisipatif pemerintah masih akan dibahas dengan presiden dan setelah diputuskan presiden akan diusulkan dalam RAPBN-P 2014 di akhir Mei," tutur Askolani dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (7/5/2014).

Askolani mengatakan, perubahan asumsi secara otomatis akan mempengaruhi faktor-faktor fiscal serta postur belanja. Perubahan asumsi makro juga berdampak pada defisit anggaran yang dalam APBN 2014 ditetapkan sebesar 1,69 persen terhadap PDB (produk domestic bruto).

“Memang terjadi pergeseran perkiraan realisasi indikator ekonomi makro seperti growth, kurs dan lifting. Pergeseran perkiraan asumsi tersebut serta faktor-faktor fiskal yang lain memang akan mempengaruhi defisit APBN,” imbuhnya.

Sebagai catatan, sejumlah asumsi makro dalam APBN 2014 dipastikan sudah meleset dari targetnya. Asumsi tersebut di antaranya nilai tukar rupiah serta lifting minyak.

Pada APBN 2014, nilai tukar rupiah ditetapkan sebesar Rp10.500/USD padahal rata-ratanya per Maret sudah melewati Rp11.000/USD. Sementara itu, lifting minyak yang ditetapkan sebesar 870.000 barel/hari sedangkan kemungkinan rata-ratanya di bawah 830.000 barel/hari.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi...
Jokowi Beberkan Asumsi-Asumsi Makro 2021
Komisi VII DPR Setujui...
Komisi VII DPR Setujui Asumsi Makro Kementerian ESDM
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Anggota Dewan Gonggong...
Anggota Dewan 'Gonggong' Pemerintah Soal Target yang Banyak Meleset
Pasar Lebih Optimistis...
Pasar Lebih Optimistis Dibandingkan Kondisi Makro
Nah Lho, Bos BI Sebut...
Nah Lho, Bos BI Sebut Asumsi Inflasi 3% di 2021 Sangat Berat
Berita Terkini
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
49 menit yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
2 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
2 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved