Penurunan Harga BBM Mementun Baik Hapus Premium

Kamis, 08 Januari 2015 - 06:01 WIB
Penurunan Harga BBM...
Penurunan Harga BBM Mementun Baik Hapus Premium
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM), Faisal Basri menyatakan, penurunan harga BBM momentum baik merealisasikan penghapusan bahan bakar minyak (BBM) RON 88 atau premium dalam waktu enam bulan.

Menurutnya, pendistribusian BBM dari PT Pertamina (Persero) kepada masyarakat tidak lagi kualitas RON 88, tetapi RON 92 (pertamax) sesuai dengan rekomendasi Tim Reformasi Tata Kelola Migas.

"Dalam enam bulan harus sudah selesai tidak ada RON 88. Untuk itu, harus didorong terus," ujar Faisal di Kementerian ESDM, Rabu (7/1/2015).

Dia mengatakan, penghapusan RON 88 harus dilakukan secepatnya sesuai dengan rekomendasi dari tim reformasi. Jika tidak, maka akan banyak penyelewengan dalam pengadaan RON 88.

"Maka dari itu, mulai saat ini tidak ada lagi yang namanya kontrak baru RON 88," tegasnya.

Dia memaparkan, tidak sampai 2 tahun Pertamina harus mengganti premium ke pertamax. Sebab, peningkatan kualitas kilang hanya dengan cara menambahkan Methyl Tertiary Butyl Ether (MTBE) pada pertamax off untuk mengurangi kadar aromatic yang dihasilkan kilang-kilang minyak Pertamina.

"Kalau menunggu dua tahun ribet. Makanya kita harus dorong terus," ucap Faisal.

Sebelumnya, Pertamina kepada Tim Reformasi Tata Kelola Migas telah menyanggupi untuk mengubah premium ke pertamax dalam waktu 5 bulan. Meski demikian, Tim RTKM memberikan waktu 6 bulan untuk merealisasikan penghapusan premium.

"Pertamina sanggup kapan saja memulai prosesnya. Bisa dua bulan (sejak rekomendasi) ditetapkan, tapi itu kan mepet sekali paling lama 5 bulan sudah tuntas total," imbuhnya.

Faisal menyebutkan, saat ini harga premium di Indonesia lebih mahal dibandingkan harga pertamax di Amerika Serikat.

Padahal, kualitas BBM jenis RON 88 jauh lebih buruk dibandingkan pertamax (RON 92). Hal itu, lantaran kilang BBM di AS lebih fleksible dibandingkan milik Pertamina. "Maka dari itu, harus secepatnya ada pembaruan kilang," tandasnya.

(Baca: Harga Premium Diprediksi Turun Lagi Februari)
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Simak Baik-baik, Begini...
Simak Baik-baik, Begini Tahapan Penghapusan Premium dan Pertalite
BBM Premium dan Pertalite...
BBM Premium dan Pertalite Mau Dihapus, Bagaimana Dampaknya ke Masyarakat?
BBM Pertalite Bakal...
BBM Pertalite Bakal Disubsidi Pemerintah, Sinyal Premium Dihapus Makin Kuat
Bagaimana Nasib BBM...
Bagaimana Nasib BBM Premium, Menteri ESDM: Secara Alami Tergantikan Oleh Pertalite
Siap-siap Wahai Penikmat...
Siap-siap Wahai Penikmat BBM Premium, Kuota di Jawa-Madura-Bali Akan Dikurangi
Resmi! Premium Dihapus...
Resmi! Premium Dihapus Mulai Tahun Depan, Paling Rendah Hanya Pertalite
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved