Kemendag Akan Tertibkan Impor Baju Bekas

Selasa, 03 Februari 2015 - 10:47 WIB
Kemendag Akan Tertibkan...
Kemendag Akan Tertibkan Impor Baju Bekas
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menertibkan baju bekas yang diimpor dan masuk ke Indonesia secara ilegal. Pasalnya, barang impor yang diizinkan masuk ke Indonesia hanya yang dalam keadaan baru.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan mengatakan, dalam Undang-Undang (UU) semua barang bekas dari luar negeri tidak boleh masuk ke Indonesia, terlebih secara ilegal. Namun dalam kenyataannya, barang bekas tersebut masih beredar di pasaran.

"Semua barang bekas tidak boleh masuk (ke Indonesia), termasuk pakaian bekas. Tapi dalam kenyataannya ada di pasar," kata dia di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (3/2/2015).

Dia mengaku, pihaknya juga telah melakukan tes laboratorium terhadap baju bekas yang banyak beredar di pasar Indonesia. Kenyataannya, baju bekas tersebut banyak mengandung bakteri dan virus yang mengganggu kesehatan.

"Kita sudah lakukan tes lab, ternyata memang mengandung bakteri dan virus. Kemendag akan coba tertibkan impor pakaian bekas yang memang dilarang," imbuhnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak terhadap baju bekas yang sudah beredar. Saat ini, kementerian teknis sedang berkoordinasi dengan bea cukai agar produk ilegal tersebut tidak lagi masuk ke pasar Indonesia.

"Kita juga akan atur perdagangan barang bekas antar daerah. Pakaian bekas itu memberikan dampak (buruk) kesehatan. Murah dia beli, tapi ongkos kesehatannya juga besar," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag: Surplus Neraca...
Kemendag: Surplus Neraca Perdagangan 2021 Bisa Pecahkan Rekor
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Mendag Wajibkan Pelaku...
Mendag Wajibkan Pelaku Ekspor Impor Gunakan Kapal Nasional
Kemendag Beri Kemudahan...
Kemendag Beri Kemudahan Urus Izin Ekspor Impor 5 Hari Kerja
Dampak RCEP: Ekspor...
Dampak RCEP: Ekspor Meningkat, Impor Terjaga
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
8 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
37 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved