Bisnis Properti Hotel Tahun Ini Masih Menarik

Rabu, 11 Februari 2015 - 20:21 WIB
Bisnis Properti Hotel...
Bisnis Properti Hotel Tahun Ini Masih Menarik
A A A
JAKARTA - Bisnis properti tahun ini diyakini masih menarik dengan pertumbuhan 10-15% dari dukungan subsektor perhotelan. Sektor tersebut diproyeksikan dapat mendukung pertumbuhan nasional yang diprediksi mencapai 5,7%.

Pengamat ekonomi BNI, Ryan Kiryanto mengatakan, sektor properti masih menjadi incaran perbankan dalam kredit infrastruktur. Salah satu yang menjadi pertimbangannya adalah pertumbuhan kelas menengah dalam negeri. Ini menjadi pendorong masih tingginya daya beli dan kebutuhan akan perhotelan.

"Perhotelan masih akan sangat berkembang mengikuti tren kelas menengah kita. Hotel bintang 3 dan 4 akan semakin menjamur. Setidaknya properti dapat tumbuh 10-15% tahun ini," ujar Ryan dalam diskusi di Jakarta, Rabu (11/2/2015).

Dia menjelaskan pertumbuhan sektor properti hotel akan didominasi tren budget hotel yang diminati kelas menengah Indonesia. Sehingga, sejalan dengan janji pembangunan infrastruktur pemerintah. Ini akan turut mendorong penyebaran hotel-hotel di kawasan pantai. Seiring wacana pembangunan sektor maritim.

"Jaringan hotel asing sangat berminat karena potensi kita besar. Jaringan pengelolaan asing ini juga memberikan nilai tambah karena pengalaman dan jaringan internasionalnya bagus untuk promosi kita," katanya.

Hal ini yang dilakukan jaringan hotel asal Inggris, Premier Inn International Hotels, yang berencana menambah empat hotel di Indonesia. Hal ini akan memperkuat bisnis investor asal Inggris tersebut di Indonesia menjadi sebanyak 1.921 kamar dan 14 hotel. Premier Inn akan membangun hotelnya yang terletak di Bali, Bandung, Jakarta, dan Sentul.

SVP Development, Premier Inn Asia Pacific Erik van Keulen mengatakan, hotel pertama di Indonesia rencananya akan dibuka pada 2015. "Premier Inn merupakan Hotel yang sangat menarik bagi konsumen yang menginginkan servis yang luar biasa, lokasi strategis, dan desain yang fungsional dengan harga yang menarik. Pada 2015, kami telah membuat awalan baik dengan memasuki perjanjian pembangunan untuk empat hotel di Indonesia," ujarnya.

Van Keulen menjelaskan secara rinci empat lokasi yang menjadi rencana Premier Inn. Terletak di Bandung yang merupakan Ibukota Jawa Barat, Premier Inn Bandung diharapkan dapat dibuka pada pertengahan 2015.

Hotel dengan 112 kamar dan ballroom berkapasitas 500 orang akan segera dibangun di pusat Kota Bandung, dekat dengan berbagai factory outlet, mal, dan Braga City Walk, dan lainnya. "Hotel ini berjarak tempuh hanya 15 menit dari Bandara Internasional Husein Sastranegara," terangnya.

Untuk di Sentul, Bogor, Premier Inn Sentul diharapkan akan dibuka pada akhir 2016. Hotel dengan 153 kamar tamu akan dibangun berdekatan dengan Taman Rekreasi Jungleland, Sirkuit Sentul, dan Sentul International Convention Center.

Di samping itu Hotel ini akan berlokasi berdekatan dengan Sentul Industrial Estate, salah satu pusat industri utama dekat dengan Jakarta, dengan akses ke 100 toko dan 20 restoran serta bar. Hotel ini akan dapat dicapai dalam waktu 60 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Untuk Jakarta, Premier Inn Jakarta Gajah Mada rencananya akan dibuka pada 2017. Sebanyak 84 kamar tamu akan dibangun di pusat area paling sibuk Jakarta Pusat dengan akses yang mudah ke area bisnis dan daerah komersial lainnya. Hotel ini sendiri akan berlokasi hanya 10 menit dari Monumen Nasional (Monas) di Jakarta, dan 30 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
8 menit yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
50 menit yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
1 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
2 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved